Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gubernur Pramono dan KADIN Bahas Kerja Sama Industri Hijau Untuk Atasi Sampah
Kamis, 17 April 2025 09:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merima Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Industri Hijau di Balai Kota Jakarta Rabu, 16 April 2025, membahas kerja sama pengelolaan sampah serta peluang kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendukung transisi menuju energi hijau.
Dalam pertemuan tersebut, Pramono Anung menekankan pentingnya industrialisasi pengelolaan sampah sebagai bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendorong energi berkelanjutan.
“Industrialisasi pengelolaan sampah menjadi salah satu strategi penting untuk mendukung transisi menuju energi hijau,” ujar Pramono, dikutip Kamis (17/4/2025).
Ia menilai, program yang ditawarkan KADIN dapat memberikan dampak signifikan terhadap penerapan ekonomi sirkular dan pertumbuhan sektor usaha kecil.
Baca juga : Menperin Kerek Kerja Sama Industri Petrokimia Dan Hilirisasi
“Program yang ditawarkan KADIN berpotensi mendorong penerapan ekonomi sirkular dan membuka peluang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor lingkungan,” tambahnya.
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah menerapkan berbagai inisiatif dalam pengelolaan sampah. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) yang menghasilkan bahan bakar alternatif dan bahan baku industri semen, serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk di pasar-pasar yang dikelola Pasar Jaya.
Selain itu, Pemprov juga mengembangkan ekosistem hijau melalui budidaya maggot, bekerja sama dengan startup lingkungan seperti Dropbox Sampah, serta menyediakan water dispenser di halte Transjakarta guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) juga diterapkan di berbagai TPS 3R dengan kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.
Baca juga : Menperin Terima Menteri Saudi, Bahas Kerja Sama Industri Petrokimia Dan Hilirisasi
Gubernur Pramono menyatakan, kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mempercepat transformasi pengelolaan lingkungan di Jakarta.
“Program KADIN Bidang Industri Hijau ini sejalan dengan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam pengolahan sampah. Kami menyambut baik semua penawaran dari pihak swasta dan akan mempelajari setiap proposal yang diajukan,” ujarnya.
Menurutnya, peran swasta sangat strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan melalui pendekatan teknologi dan inovasi.
“Pengolahan sampah memiliki peran penting dalam penerapan ekonomi sirkular dan berpotensi membuka peluang pengembangan UMKM di Jakarta,” jelas Pramono.
Baca juga : Sultan Bahas Kerja Sama Bidang Riset hingga Sister City
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Industri Hijau Halim Kalla memaparkan sejumlah program yang dirancang untuk mendukung pengelolaan sampah di ibu kota.
Beberapa program unggulan meliputi sistem pengangkutan sampah dari rumah ke rumah, pembersihan sungai dari sampah, serta penggunaan teknologi inovatif untuk mengurangi ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Kami dari pihak swasta, khususnya anggota KADIN, ingin berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan sampah di Jakarta dengan memanfaatkan teknologi. Dengan teknologi ini, diharapkan masyarakat tidak lagi perlu membuang sampah ke TPA,” ungkap Halim.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya