Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk ketiga kalinya, Jakarta akan menjadi tuan rumah Formula E. Balap mobil listrik ini akan kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara pada 21 Juni 2025.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menyiapkan dan menyelenggarakan perhelatan olahraga otomotif tersebut.
Pemprov DKI, menurutnya, harus menggunakan skema business to business. Karena itu, Justin mendorong Pemprov mencari sumber-sumber pendanaan lain, seperti mendapatkan sponsor atau melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta. Hal itu dilakukan agar tidak membebani APBD.
Justin juga meminta Pemprov memastikan, penyelenggaraan Formula E bermanfaat bagi warga Jakarta.
“Jika diselenggarakan nanti, sudah pasti biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Jadi, acara itu perlu memberikan manfaat ekonomi juga bagi warga Jakarta,” ujarnya.
Justin mengingat, penyelenggaraan Formula E pada 2022 menuai kontroversi, karena diadakan di tengah-tengah pandemi Covid-19.
Baca juga : Liverpool Vs Tottenham Hotspurs, Misi Mengunci Tahta Juara
“Sekarang, Jakarta diterpa badai yang berbeda, yaitu masalah perekonomian yang salah satunya ditunjukkan dari turunnya daya beli masyarakat,” jelasnya.
Karena itu, dia mewanti-wanti Pemprov harus lebih sensitif.
“Warga Jakarta jangan sampai hanya jadi penonton dengan membeli tiket. Tapi, acara yang diselenggarakan itu bisa menggerakkan roda perekonomian daerah, sehingga memberi ruang bernapas lebih lega lagi kepada warganya,” tandasnya.
Sementara, adu cepat kendaraan ramah lingkungan ini mendapat dukungan berbagai pihak. Tidak terkecuali dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dia meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penyelenggara mempersiapkan acara ini secara maksimal.
“Jangan nanggung-nanggung. Harus full speed. Harus sukses dan betul-betul diselenggarakan dengan baik,” kata Pramono saat launching ceremony of Jakarta E-Prix 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Menurutnya, Formula E merupakan momen besar yang ditunggu penggemar dari berbagai penjuru dunia.
Baca juga : Tenis Madrid Open 2025, Kostyuk Hantam Raducanu
“Yang paling penting, semua orang yang datang ke Jakarta harus dipermudah dan gembira. Terutama tamu-tamu dari manapun,” ujarnya.
Agar ajang ini dapat terus diselenggarakan di Jakarta, Pramono minta commitment fee diturunkan.
“Murahin dong. Jangan mahal-mahal, karena dia butuh kita, kita butuh dia,” ucapnya.
Diketahui, untuk tiga kali ajang ini, Jakpro harus merogoh 36 juta poundsterling atau sekitar Rp 653 miliar untuk commitment fee kepada pihak Formula E Operations (FEO).
Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan, Jakarta E-Prix 2025 diharapkan bukan hanya ajang olahraga bergengsi, tapi juga menjadi sarana promosi kota, peningkatan pariwisata, serta komitmen terhadap penggunaan energi bersih dan teknologi masa depan.
Menurut Iwan, Jakpro berkomitmen memastikan acara berjalan lancar dan sukses.
Baca juga : Sampaikan Hasil Nego Tarif Dengan AS, Airlangga Berseri-seri
“Jakpro bertekad dengan komitmen yang tinggi untuk memastikan event ini berjalan baik, sesuai amanah Bapak Gubernur,” kata Iwan.
Iwan mengatakan, Jakarta E-Prix 2025 akan menampilkan mobil balap listrik generasi ketiga Evolution, yang diklaim dua kali lebih cepat dari Formula 1. Kehadiran mobil balap listrik ini dinilainya akan menjadi daya tarik bagi para penggemar.
Iwan juga menyoroti pentingnya acara ini dalam mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
“Ini salah satu World Championship yang ada di Indonesia dan Jakarta. Satu-satunya di Asia Tenggara yang menyelenggarakan ini,” jelasnya.
Co-Founder & Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo mengatakan, Jakarta sebagai salah satu lokasi strategis dalam kalender balap Formula E global.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya