Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gawat, Besi Tiang Rambu Jaklingko Di Tanjung Priok Jadi Incaran Maling
Jumat, 11 Juli 2025 11:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah tiang rambu pemberhentian angkutan Jaklingko dilaporkan hilang di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan, pihaknya akan aksi pencurian ini.
"Oke, nanti kita cek dulu semua itu ya. Artinya tentu transportasi umum menjadi bagian," ujar Rano Karno di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta Barat, Jumat (11/7/2025).
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Sabtu 5 Juli, Cek Di Sini Lokasinya
Menurutnya, keberadaan transportasi umum seperti Jaklingko sangat penting, terutama di wilayah padat seperti Tanjung Priok yang memiliki keterbatasan ruang parkir.
"Karena kalau di sini pun pakai parkir juga agak sulit. Lebih bagus memang transportasi umum," katanya.
"Tapi itu informasi yang bisa nanti kita evaluasi," tambahnya.
Baca juga : Warga Buleleng Sambut Proyek Bandara, Dorong Proses Terbuka dan Akuntabel
Pencurian tiang besi penyangga rambu pemberhentian Jaklingko dilaporkan warga dan petugas di lapangan. Tiang-tiang tersebut dicabut atau dipotong secara paksa, menyisakan bagian bawah yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.
Kejadian ini terpantau dalam beberapa pekan terakhir di Jalan Yos Sudarso, salah satu jalan utama di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Titik-titik rawan umumnya berada di area yang minim penerangan dan pengawasan.
"Jadi bingung penumpang der nunggu dimana," ujar salah satu warga yang berkomentar.
Baca juga : Sesjen MPR RI: Disiplin, Etika Dan Intergritas Jadi Kunci Penguatan Kehumasan
"Ada aja yg di gondol, Pelat besi kolong tol, Rambu jaklingko, Pembatas jalan di fly over Ancol, Penutup saluran got," tambah salah satu warga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya