Dark/Light Mode

Gubernur Pramono Teruskan Program Satu RT Satu APAR Di Jakarta

Selasa, 22 Juli 2025 20:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal melanjutkan program penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap Rukun Tetangga (RT) karena dinilai mampu meminimalkan dampak kebakaran secara signifikan.

“Jadi memang ada beberapa kebakaran di Jakarta salah satunya di Tambora kemarin," kata Pramono saat ditemui di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025). 

Dia menyebutkan, wilayah-wilayah yang telah memiliki APAR di tingkat RT mampu meminimalkan dampak kebakaran secara signifikan.

Baca juga : Gubernur Pramono Bakal Uber Pelaku Sabotase Lampu Merah Di Cawang

Pramono menyampaikan, program 'Satu RT Satu APAR' terbukti efektif dalam mengurangi dampak kebakaran. Hal ini terlihat dari kasus kebakaran yang baru-baru ini terjadi di Tambora, di mana sejumlah RT sudah dilengkapi dengan alat pemadam api ringan.

“Apapun program satu RT satu APAR akan tetap saya lanjutkan dan itu terbukti ketika di Tambora relatif RT-RTnya sudah mempunyai alat pemadam kebakaran maka dampaknya itu menjadi lebih kecil,” jelasnya.

Dia menambahkan, ketersediaan alat pemadam di tingkat warga menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi kebakaran di kawasan padat penduduk. 

Baca juga : Gubernur Pramono: Proyek Mangkrak Pemerintah Potensial Disulap Jadi RTH

“Sehingga demikian penanganan kebakaran tetap menjadi prioritas pemerintahan yang saya pimpin walaupun saya harus mengakui bahwa seperti di Tambora padat penduduk korsleting itu sering terjadi dan kemarin terjadi,” ujarnya.

Pramono menegaskan, meskipun insiden seperti korsleting tidak bisa sepenuhnya dicegah, pemerintah tetap akan menangani dan mengantisipasinya dengan berbagai cara, termasuk penyediaan APAR yang merata di setiap RT.

“Apapun akan tetap kita tangani,” tegas Pramono.

Baca juga : Gubernur Pramono Ajak Diaspora Ikut Bangun Jakarta

Terpantau setidaknya enam peristiwa kebakaran terjadi di Jakarta hanya dalam kurun waktu 20–21 Juli 2025. Kawasan terdampak mencakup Tebet, Jagakarsa, Kebayoran Lama, Tambora, hingga Penjaringan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.