Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lama Jadi Pemain Balik Layar, Gubernur Pramono Curhat Kini Banyak Terima Keluhan
Kamis, 7 Agustus 2025 12:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenang pengalamannya saat masih menjadi pejabat di balik layar pemerintahan. Dia mengaku tak pernah mendapatkan komplain selama menjabat sebagai Menteri Sekretaris Kabinet, berbeda dengan kondisinya sekarang sebagai gubernur yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam peresmian Gedung MDI (Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, dan IPQAH) yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pramono menuturkan, selama menjadi menteri di era Presiden Joko Widodo, Dia lebih banyak bekerja di balik layar tanpa sorotan langsung dari publik.
Baca juga : Gubernur Kalteng: Terima Hasil Dengan Lapang Dada
"Dan hampir ini pengalaman pribadi dulu ketika jadi Menteri dua periode menjadi Sekretaris Presiden saya itu nggak di komplain orang karena ada di panggung belakang, nggak muncul di permukaan. Ngerjakan sesuatu di belakang," ujar Pramono di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).
Namun kini, sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia mengaku lebih sering menerima keluhan dan aduan dari warga.
"Sekarang urusan apa aja di komplain dan saya menikmati komplain itu dan saya sengaja jawab bagian dari tanggung jawab pribadi dan ini menurut saya adalah barokah saya yang saya dapatkan ketika dalam usia yang sebenarnya pengen istirahat," ungkapnya.
Baca juga : Hadapi Anomali Cuaca, Gubernur Pramono Yakin Banjir Di Jakarta Cepat Surut
Dalam sambutannya, Pramono juga mengungkapkan bagaimana dia kini menjalani rutinitas yang padat.
"Sekarang banyak orang yang kalau ketemu sama saya mas kok matanya sekarang sembab, gimana nggak sembab jam 11 pasti kalau WA saya, saya jawab jam 3 setelah tahajud pasti saya jawab jam 3 pagi," katanya.
Dia menambahkan bahwa pelayanan penuh hati merupakan prinsip yang dia pegang dalam mengambil keputusan-keputusan penting untuk Jakarta, meskipun tak semua keputusan akan disukai oleh semua pihak.
Baca juga : Pertamina Hadirkan PLTS, Kampung Adat Malasigi Papua Kini Mandiri Energi
"Kenapa itu kami lakukan? Karena betul-betul saya pengen dengan hati termasuk dalam memutuskan banyak hal tidak semua keputusan itu akan menyenangkan orang banyak," jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya