Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bikin Macet Parah, Proyek Galian Di Jalan TB Simatupang Kelar Akhir Tahun 2025
Jumat, 8 Agustus 2025 12:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kemacetan parah di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, terus terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Penyebabnya adalah proyek galian untuk pemasangan pipa air limbah yang memakan bahu jalan di sejumlah titik. Pengerjaan proyek ini diperkirakan baru akan rampung pada akhir tahun 2025.
"Bentuk upaya yg dilakukan adalah dengan menempatkan petugas dan membuat beberapa spanduk pemberitahuan untuk mengurangi volume kendaraan di TB simatupang," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaludin saat dikonfirmasi, Jumat (8/8/2025).
Baca juga : DPR: Bikin Tata Kelola Terbaik
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan petugas di sejumlah titik galian untuk mengurai kemacetan. Penempatan petugas dilakukan dari pagi hingga sore hari, terutama pada jam-jam padat lalu lintas.
"Ditambah adanya kegiatan yang memakan bahu jalan jadi sementara solusi yang dapat dilakukan adalah menempatkan anggota dari pagi-sore hari di lokasi," ujar
Baca juga : Menteri Imipas Pastikan Pemberian Remisi Dasawarsa Tahun 2025
Proyek galian tersebut berada di beberapa titik strategis di TB Simatupang, yakni:
1. Depan Gedung Nestlé
2. Simpang Kebagusan
3. Depan Cibis Park
4. Depan pom bensin
“Semua titik galian memakan separuh jalan, sehingga menimbulkan antrean kendaraan yang melintas,” jelasnya.
Baca juga : Warga Diminta Waspada, Pemprov DKI Jakarta Sigap Tangani Banjir
Sebagai solusi sementara, Pemprov DKI menempatkan anggota dari pagi hingga sore di lokasi untuk membantu mengatur lalu lintas dan mengurangi kemacetan. Selain itu, spanduk pemberitahuan juga dipasang untuk mengimbau pengendara mencari jalur alternatif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya