Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Duh, 850 Keluarga Masih BAB Sembarangan
Please, Segera Bangun Septic Tank Komunal
Senin, 11 Agustus 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan, program pembangunan septic tank komunal akan dilakukan di lokasi padat penduduk.
“Ada Rawa Bunga, Rambutan, Pekayon, Pinang Ranti, Cipinang Melayu, Penggilingan, Kayu Manis, Cipinang dan Klender,” jelas Munjirin.
Menurutnya, dari pembangunan di lokasi tersebut, sebanyak 921 Kepala Keluarga (KK) atau 2.936 jiwa akan mendapatkan akses sanitasi layak. Ada empat model pembangunan septic tank yang diterapkan, mulai dari biogas, septic tank komunal, hingga swadaya masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur juga akan membongkar Pipa Hisap Buangan (PHB).
Baca juga : Gisella Anastasia, Masih Mau Nikah Lagi
“Yang WC di atas kali kita akan bongkar semua, setelah septic tank selesai,” ujarnya.
Pembangunan septic tank ini diproyeksikan selesai dalam waktu cepat.
“Paling lama sebulan yang biogas ya. Kalau yang bukan biogas, mungkin lebih cepat,” ujarnya.
Salah satu lokasi yang telah mengimplementasikan program ini adalah Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Di wilayah tersebut, septic tank komunal dibangun sebagai bagian dari upaya untuk berhenti menggunakan sungai sebagai tempat pembuangan limbah.
Baca juga : Kasus Kuota Haji Naik Penyidikan, KPK Panggil Yaqut Lagi
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengakui, BAB sembarangan masih menjadi persoalan di Jakarta. Karena itu, masalah ini mendapatkan perhatian serius.
“Walaupun dibandingkan daerah lain, sebenarnya Jakarta sudah relatif cukup rendah,” katanya.
Pramono menegaskan, komitmen Pemprov DKI dalam mengurangi pencemaran melalui pembangunan septic tank komunal, khususnya di wilayah padat penduduk. Salah satu contohnya di Jakarta Timur, yang menurunkan angka keluarga BAB di sungai.
Pembangunan septic tank komunal bertujuan mengurangi pencemaran akibat limbah rumah tangga dibuang langsung ke sungai.
Baca juga : Gibran Dan Dasco Makan Siang Bareng, Menunya Bakso
Pramono menambahkan, saat ini penggunaan sungai sebagai tempat pembuangan limbah, sudah sangat menurun.
“Sekarang menggunakan sungai yang besar gini, hampir tidak ada. Sungai kecil, saya tidak tahu karena belum saya cek secara detail,” kata Pramono di JxB BNI City, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025). [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya