Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jiplak Belanda, Rano Usul Jembatan Buka Tutup Untuk Mudahkan Perawatan Sungai
Senin, 11 Agustus 2025 19:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengusulkan inovasi desain jembatan buka tutup di wilayah Jakarta sebagai solusi untuk memperlancar proses pengurukan dan normalisasi sungai guna mengatasi banjir yang kerap melanda ibu kota.
Menurut Rano, sistem buka tutup ini memungkinkan proses pengerukan sungai menjadi lebih efisien dan tidak terhambat oleh infrastruktur.
"Karena di Belanda ini jembatan itu fungsi buka tutup. Ini untuk apa? Misalnya kita ngeruk sini mau pindah, ini jembatan buka. Jadi istilah yang beko itu bisa pindah ke sana," kata Rano Karno di Balai Kota Jakarta, Senin (11/8/225).
Warga Kebon Pala, Jakarta Timur, mengalami banjir dalam beberapa hari terakhir dan meminta normalisasi sungai melalui pengurukan.
Baca juga : Menlu Belarus dan Konsul Kehormatan di Surabaya Gelar Jamuan Makan Malam
"Artinya harusnya seluruh. Cuman begini, saya tentu tingkat kesulitan wilayah beda-beda," jelas Rano saat membahas kendala teknis di lapangan.
Menurut Rano, salah satu hambatan utama adalah akses alat berat seperti beko ke wilayah tertentu yang sulit dijangkau akibat tata kota dan banyaknya jembatan yang tidak memungkinkan alat berat lewat.
"Misalnya begini, ada di wilayah-wilayah kecil, itu teknis alat angkut atau alat keruk kita masuk ke situ sulitnya luar biasa," ungkap Rano.
Selain itu, karakteristik Jakarta yang memiliki banyak jembatan menghambat perpindahan alat berat antar wilayah.
"Anda bisa bayangkan alat masuk (beko) itu saja susah, sekarang mau kegeser itu. Nggak bisa, harus pindah lagi," tambahnya.
Rano mengusulkan agar jembatan-jembatan di Jakarta didesain dengan sistem buka tutup layaknya jembatan di Belanda, sehingga alat berat dapat dengan mudah berpindah tempat saat proses pengurukan berlangsung.
"Ini juga menjadi kendala. Makanya mungkin dianggap saya bercanda. Coba didesain jembatan yang bisa buka tutup," ujarnya.
Rano menegaskan bahwa pengurukan dan normalisasi sungai menjadi fokus utama pemerintah dalam mengatasi banjir di Jakarta.
Baca juga : DPW FKDT DKI Jakarta Gelar Rakorwil Dan Lantik Dewan Pengurus Cabang
"Itu sudah program gubernur wakil. Pengurukan itu adalah wajib," katanya.
Rano juga menjelaskan bahwa pengawasan terhadap proses pengurukan harus nyata dan tidak sekadar formalitas.
"Saya bilang tidak ada yang namanya visualisasi kegiatan pengurukan ini, ini hanya untuk gambar. No, kerja," tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya