Dark/Light Mode

Pemprov DKI Sediakan Gedung Parkir Dan Bus Keliling, Mobil Dilarang Masuk Ragunan

Jumat, 15 Agustus 2025 09:05 WIB
Fauna Koleksi Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Foto: Rizki/RM)
Fauna Koleksi Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Foto: Rizki/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti masalah parkir di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Dia menegaskan, dalam waktu dekat mobil pribadi tidak akan diperbolehkan lagi masuk ke dalam area kebun binatang tersebut.

"Seperti kita ketahui, persoalan di Ragunan ini yang paling utama adalah, satu, dari mulai yang kecil-kecil, urusan parkir. Masih banyak yang kemudian parkirnya kalau lagi rame, masuk ke dalam, dan itu sangat mengganggu," kata Pramono di Taman Margasatwa Ragunan, Kamis (14/8/2025).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menyiapkan fasilitas parkir bertingkat khusus mobil. 

Baca juga : Prabowo Tiba Di Gedung DPR, Siap Sampaikan Pidato Kenegaraan

"Maka saya meminta kepada Kepala Dinas yang menangani ini, untuk segera dipersiapkan parkir bertingkat untuk mobil. Tadi kalau untuk motor kan sudah ada. Sehingga dengan demikian, dalam waktu dekat pasti akan kami larang mobil tidak boleh lagi masuk ke dalam," ujarnya.

Pramono menambahkan, area seluas 127 hektare memerlukan moda transportasi internal agar pengunjung dapat berkeliling dengan nyaman. 

"Yang kedua, tentunya memang untuk area seluas 127 hektare, perlu bus yang secara rutin berkeliling untuk bisa masyarakat dengan gampang melihat binatang yang ada di sini. Karena tempat ini adalah untuk flora dan fauna yang menurut saya salah satu yang terbaik di Asia Tenggara," jelasnya.

Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Lahan Permanen Untuk Relokasi Pedagang Pasar Hewan Barito

Selain parkir dan transportasi internal, Pramono meminta perbaikan di berbagai aspek layanan pengunjung. 

"Saya meminta kepada Margasatwa Ragunan ini, untuk diperbaiki tiketing, parkirnya, kemudian sarana untuk orang melihat berkeliling, manajemennya diperbaiki. Dari hal-hal kecil kita akan lakukan perbaikan," katanya.

Gubernur juga mempertimbangkan pembukaan Ragunan di malam hari untuk menarik lebih banyak pengunjung. 

Baca juga : Pemprov DKI Tunda Groundbreaking Taman Bendera Pusaka Kebayoran Baru

"Jadi sekali lagi, untuk Margasatwa Ragunan ini betul-betul saya ingin perbaiki. Dan saya lagi berpikir apakah sudah waktunya dibuat Ragunan ini tidak hanya siang, tetapi malam hari juga," ujarnya.

Taman Margasatwa Ragunan merupakan kebun binatang terbesar di Jakarta dengan luas 127 hektare, menampung berbagai koleksi flora dan fauna.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.