Dark/Light Mode

Wali Kota Bekasi Duduk Bareng Massa Aksi, Serap Aspirasi Di Tengah Jalan

Senin, 1 September 2025 15:08 WIB
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menemui para peserta aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Bekasi, Senin (1/9/2025) siang. (Foto : bekasikota.go.id)
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menemui para peserta aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Bekasi, Senin (1/9/2025) siang. (Foto : bekasikota.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menemui langsung peserta aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Bekasi, Senin (1/9/2025) siang.

Dalam kesempatan itu, Tri menegaskan, menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang. Karena itu, aspirasi masyarakat akan didengar dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Proses penyampaian aspirasi berlangsung tertib di depan kantor DPRD. Wali Kota, Wakil Wali Kota, Forkopimda, dan DPRD mendengarkan langsung tuntutan massa aksi.

Baca juga : Rumah Sahroni Digeruduk Massa, Harta Dijarah, Mobil Mewah Dihancurkan

Tri juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah menjaga integritas dan keamanan bersama. Ia mendeklarasikan bahwa dari eksekutif hingga legislatif, Kota Bekasi berkomitmen sebagai kota anti anarkis dan anti korupsi.

“Suara rakyat tidak boleh diabaikan, karena dari suara itulah lahir kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Pemerintah daerah hadir bukan untuk menjaga jarak, tetapi untuk berjalan beriringan dengan warganya,” tegas pria yang akrab disapa Mas Tri.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah dinamika sosial yang berkembang. “Bekasi harus menjadi contoh bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan damai dan bermartabat,” ungkapnya.

Baca juga : Rumah Anggota DPR Ahmad Sahroni Digeruduk Massa, Isinya Dijarah

Sementara itu, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe menyampaikan, seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan diteruskan kepada pemerintah pusat. Ia juga mengapresiasi warga yang telah menyuarakan pendapat dengan tertib dan damai.

Tri berharap situasi di Kota Bekasi tetap kondusif, serta mengingatkan agar kericuhan pada aksi sebelumnya tidak terulang. Menurutnya, kericuhan yang terjadi diyakini bukan murni dari masyarakat Kota Bekasi, melainkan adanya provokasi pihak luar.

“Bekasi adalah rumah kita bersama, mari jaga ketenangan, keamanan, dan persatuan di kota ini. Jangan biarkan provokasi memecah belah kebersamaan kita,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.