Dark/Light Mode

Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Sambut Antusias

Rabu, 3 September 2025 12:43 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Polda Metro Jaya menggelar kegiatan gerakan pangan murah (GPM). Hal itu dilakukan sebagai langkah menjaga stabilitas harga sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Polri hadir turun langsung memantau jalannya distribusi. Pengawasan ini bertujuan memastikan agar pelaksanaan GPM berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran. Dengan begitu, masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari program yang digagas Polri,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, Selasa (2/9/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara nasional dengan target distribusi lima ton beras. Hari ini, kegiatan yang digelar di Mapolda Metro Jaya disambut antusias berbagai elemen masyarakat.

Baca juga : Polwan Polda Metro Jaya Bersama Mahasiswa Bersihkan Pos Polisi Rusak

"Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri menyalurkan beras SPHP (stabilitas pasokan dan harga pangan) dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari capaian distribusi beras SPHP yang baru mencapai 5,87 persen dari target Agustus 2025," bebernya.

Terpisah, Kasubdit Indag Ditkrimsus AKBP Ardila Amry mengatakan kegiatan tersebut juga sebagai langkah menjaga stabilitas pangan nasional.

“Dengan dukungan berbagai pihak, Polri ingin memberikan kepastian bahwa stok beras tersedia dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan maupun lonjakan harga,” jelas Ardila.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 70 Juta ke Keluarga Affan Kurniawan

Sejatinya, beras tersebut dijual dneban harga Rp 11 ribu per.kilogram. Namun untuk hari ini, beras dibagikan gratis kepada warga, petugas kebersihan, serta pengemudi ojek online (ojol).

"Dengan adanya program ini, Polri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasokan beras dipastikan aman, harga terkendali, dan distribusi terus berjalan secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2025," ucapnya.

Sementara itu, seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Yogi turut senang dengan kehadiran program tersebut. Dia sendiri memang biasa mencari penumpang di sekitar Polda Metro Jaya.

Baca juga : Jaga Stabilitas Pangan, Pj Gubernur Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Di Papua

"Ini gratis, saya tadi lagi mangkal nyari orderan terus ada yang ngajakin mau beras nggak. Saya juga akhirnya ngajak kawan-kawan yang lain 30 orang," kata dia.

Yogi mengatakan, program ini membantunya. Apalagi, harga beras saat ini sedang naik. Dia menyebut saat ini, kondisi sudah kembali normal dalam mencari penumpang.

"Saya dari Jakarta Utara, sering di daerah sini memang banyak (orderan). Orderan sudah normal sih kayak biasa," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.