Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gerakan Pangan Murah Sukses Jaga Stabilitas Harga Beras
Sabtu, 30 Agustus 2025 20:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri bersama Bulog, Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian berhasil menekan gejolak harga beras di berbagai daerah.
"Hingga akhir Agustus 2025, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) telah disalurkan ke 4.662 kecamatan dari total 7.285 kecamatan di Indonesia. Penyaluran ini menjangkau lebih dari 3,4 juta masyarakat dengan kebutuhan sekitar 43 ribu ton beras," kata Mendagri Tito dalam acara GPM Serentak di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Baca juga : RI-Australia Komit Jaga Stabilitas & Cegah Konflik
Kata Tito, sebelumnya ada 233 kabupaten yang melaporkan kenaikan harga beras, kini jumlahnya menurun menjadi 200 kabupaten. Bahkan, 55 kabupaten melaporkan harga beras sudah kembali turun.
“Gerakan Pangan Murah terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras. Penyaluran beras SPHP benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tito.
Baca juga : Prabowo Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas dan Tak Mudah Termakan Hoaks
Beras SPHP sendiri merupakan stok dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan alokasi 1,3 juta ton untuk periode Juli-Desember 2025. Setiap kilogram beras dijual Rp 12.000 atau Rp 60.000 untuk kemasan 5 kg, jauh lebih murah dibanding harga pasaran. Bahkan, di beberapa daerah, harga bisa turun menjadi Rp 11.000 per kg berkat dukungan subsidi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari TNI/Polri, Pemerintah Daerah dan BUMD pangan agar distribusi merata hingga pelosok desa, kepulauan, dan wilayah pegunungan.
Baca juga : TNI Mesra Bareng Jepang Dan Amrik
“Dengan kolaborasi semua pihak, GPM bukan hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga mengendalikan inflasi nasional,” tegas Tito.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya