Dark/Light Mode

Pasukan Putih Dituntut Kerja Nyata Layani Lansia

Layanan Harus Nyampe Hingga Ke Gang Sempit

Rabu, 10 September 2025 06:25 WIB
Pasukan Putih mengecek kesehatan warga Perumahan Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Pasukan Putih mengecek kesehatan warga Perumahan Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membentuk Pasukan Putih untuk terjun langsung melayani kesehatan lansia. Kinerjanya diharapkan sesuai harapan. Bukan sekadar seremonial, tetapi memberi layanan hingga menjangkau lansia yang tinggal di gang sempit.

Menurut Ketua Komisi E DPRD DKI Muhammad Tham­rin, program ini sangat penting karena menyentuh kebutuhan dasar warga, terutama lansia dan masyarakat dengan keterbatasan kemandirian hidup.

“Tugas kami di DPRD adalah memastikan program ini benar-benar hadir dan dirasakan man­faatnya di seluruh wilayah Ja­karta. Termasuk kawasan padat penduduk (gang sempit-red) yang seringkali akses kesehatan­nya lebih terbatas,” kata Tham­rin, Minggu (7/9/2025).

Dalam pembentukan Pasukan Putih, Thamrin mendorong Dinkes memperkuat sistem pendataan dan pemetaan kebu­tuhan di setiap wilayah, agar penempatan Pasukan Putih lebih tepat sasaran.

“Jangan sampai ada lansia yang luput dari perhatian, hanya karena faktor lokasi atau keterbatasan informasi,” pesan Thamrin.

Baca juga : Menang 5-4 Atas Israel, Kegilaan Italia

Selain itu, dia menilai, perlu adanya koordinasi yang kuat dengan Kelurahan, Rukun War­ga (RW), Rukun Tetangga (RT) dan Puskesmas setempat, supaya layanan yang diberikan bersifat berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.

Thamrin juga meminta agar sosialisasi rekrutmen Pasukan Putih diperluas dan diperpanjang waktu pendaftarannya, sehingga menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan informasi secara maksimal.

“Dinkes juga perlu memperkuat kapasitas petugas melalui pelatihan berkelanjutan, karena mereka akan berhadapan dengan kondisi psikologis dan medis yang berbeda-beda,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Thamrin optimistis Pa­sukan Putih dapat menjadi garda terdepan dalam merawat lansia dan warga dengan keterbatasan kemandirian. “Sehingga, Jakarta semakin layak sebagai kota un­tuk semua usia,” ucapnya.

Layanan kesehatan Pasukan Putih, merupakan salah satu janji Pramono Anung dan Rano Karno saat debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta pada Minggu (27/10/2024).

Baca juga : Ducati Amankan Gelar Juara Dunia

Pram menyatakan, layanan kesehatan ini sangat dibutuhkan para warga lansia, khususnya yang kesulitan dalam mobilitas, lantaran kondisi fisik sangat menurun.

Untuk mewujudkan itu, Dinkes DKI telah membuka rekrut­men Pasukan Putih, pada 2-8 September lalu. Rekrutmen ini terbuka untuk warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta, dengan persyaratan minimal pendidikan SMA/SMK sederajat, berusia 25-45 tahun, memenuhi kriteria tinggi badan, yakni 160 centime­ter untuk pria dan 155 centimeter untuk wanita. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan sebe­lum ditugaskan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati menuturkan, tu­juan perekrutan Pasukan Putih, adalah untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Dia menyampaikan, rekrut­men Pasukan Putih tidak dipungut biaya. Ani mengimbau masyarakat agar waspada ter­hadap pihak-pihak yang men­jamin kelolosan dengan mengatasnamakan Dinas Kesehatan “Proses ini gratis dan resmi, hanya melalui kanal yang sudah ditentukan,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Ani menjelaskan, Pasukan Putih bukan sekadar petugas kesehatan, melainkan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat keluarga. “Keberadaan mereka diharapkan mampu memberikan perhatian lebih pada kelompok rentan, serta membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca juga : 583 Orang Masih Ditahan, 4.800 Orang Sudah Dilepas

Setelah melalui tahapan ad­ministrasi, peserta akan men­jalani uji tulis dan skrining kesehatan jiwa, dilanjutkan wawancara pada 15-16 September 2025. Hasil akhir rekrutmen akan diumumkan pada 18 Sep­tember 2025.

“Kesempatan ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak petugas kesehatan warga yang berdedikasi,” tandasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.