Dark/Light Mode

Usung Konsep Modern Dan Siap Dibuka Bulan Ini

Pasar Barito Akan Pindah Lapak Ke Lenteng Agung

Sabtu, 4 Oktober 2025 06:25 WIB
Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, masih tahap finishing. (Foto: Dede Iswadi/Rakyat Merdeka/rm.id)
Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, masih tahap finishing. (Foto: Dede Iswadi/Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
“Drainase yang optimal penting untuk mencegah genangan dan banjir. Khususnya pada musim hujan, demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung maupun pedagang,” kata Rio kepada Rakyat Merdeka

Hal itu disampaikan Rio setelah mengunjungi lokasi itu, bersama jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Elisabeth Ratu Rante Allo, Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar dan Wakil Wali Kota Ali Murtadho pada Selasa (30/9/2025). 

Rio meminta Dinas PPKUKM dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan yang bertanggung jawab atas lokasi ini, membuat database pedagang serta mekanisme seleksi yang transparan dan terdokumentasi. 

“Prinsip transparansi ini penting agar penempatan sesuai dengan konsep tematik kuliner dan fauna yang diusung, juga mengakomodir pelaku usaha lokal dan warga sekitar,” ujarnya. 

Baca juga : Hadiri Sidang Nadiem, Ini Harapan Dari Sang Ayah

Rio menambahkan, diperlukan aturan yang tegas bagi pedagang dan pengunjung mengenai kebersihan, pengelolaan sampah, termasuk sisa pakan fauna dan limbah kuliner. “Ini demi menjaga kawasan tetap higienis, ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelas dia. 

Selain itu, perlu evaluasi dan penataan ulang akses kendaraan dan area parkir untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Penataan ini juga bertujuan untuk menghindari kemacetan di sekitar area, dan menciptakan pengalaman berkunjung yang lebih tertib dan menyenangkan. 

Yang tidak kalah penting, lanjut dia, keberadaan Sentra Fauna dan Kuliner ini harus diintegrasikan dengan program-program strategis Pemprov DKI, seperti ketahanan pangan, UMKM dan pariwisata. “Perlu juga strategi promosi masif lewat media sosial dan platform digital agar lebih dikenal luas, khususnya di kalangan anak muda dan keluarga,” pungkasnya. 

Menurut Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar, Sentra Fauna dan Kuliner akan siap digunakan dua minggu lagi. “Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi relokasi, karena menurut Suku Dinas PPKUKM ada 98 pedagang yang sudah terdata,” kata Anwar saat meninjau pembangunan, Selasa (30/9/2025). 

Baca juga : Chelsea Vs Liverpool, Duel Ketidakkonsistenan

Anwar menambahkan, sosialisasi akan terus dilakukan agar Sentra Fauna dan Kuliner bisa eksis seperti Pasar Barito. Dia juga meminta agar pedagang dikurasi lebih dulu. “Pastikan pedagang yang masuk sini, adalah pedagang kita, pedagang dari Barito dan ber-KTP DKI. Jangan sampai nanti ada duplikasi, satu orang punya kios empat atau lima,” pesannya. 

Kepala Dinas PPKUKM DKI Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, Sentra Fauna dan Kuliner ini dibangun untuk merelokasi pedagang Pasar Hewan Barito. “Juga, sebagai pusat edukasi fauna sekaligus ruang UMKM modern,” tandasnya. 

Selain kios, fasilitas yang tersedia mencakup area parkir, ruang edukasi dan pertunjukan seni budaya, serta sarana penunjang lain yang mendukung ekosistem usaha higienis, ramah lingkungan dan nyaman. 

Menurut Elisabeth, pihaknya juga menyiapkan promosi untuk menarik pengunjung. Salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan di lokasi. “Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta akan menjadi ruang publik yang higienis, ramah keluarga, sekaligus destinasi baru yang lebih menarik dibandingkan Barito,” ujarnya. 

Baca juga : Marc Marquez Tersungkur, Marco Bezzecchi Tercepat

Elisabeth menjelaskan, selain lahannya milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, lahan di Lenteng Agung ini dipilih karena lokasinya strategis, dekat akses transportasi umum. Seperti Stasiun KRL Lenteng Agung, jalan tol dan berada di pinggir jalan raya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.