Dark/Light Mode

APBD Jakarta Melorot Jadi Rp 79 Triliun, Pramono Pangkas Lowongan PJLP 2026

Selasa, 7 Oktober 2025 20:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal memangkas jumlah lapangan kerja bagi Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) tahun 2026 karena terdampak  pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat.

“Yang mungkin akan mengalami perubahan adalah PJLP. Kemarin damkar kita buka seribu, pasukan orange seribu seratus, pasukan putih lima ratus, karena ada pengurangan ini mungkin untuk tahun depan, peluang itu juga akan berkurang," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Baca juga : Bank Mandiri Salurkan KUR Hingga Rp 31,79 Triliun Per Agustus 2025

Pemotongan DBH ini menyebabkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus melakukan penyesuaian anggaran, yang berdampak pada kesempatan penerimaan tenaga PJLP. 

"Tetapi yang untuk tahun ini semuanya, tahun 2025 tidak mengalami perubahan,” ujarnya memastikan.

Baca juga : MA Nyatakan 3 Korporasi Terbukti Korupsi Rp 17,7 Triliun di Kasus Ekspor CPO

Pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) ini merupakan kebijakan pemerintah pusat dalam mengelola anggaran negara yang berdampak langsung pada pengelolaan keuangan daerah. Hal ini menjadi perhatian karena dana tersebut sangat membantu pembiayaan berbagai program pelayanan publik di DKI Jakarta.

Sebelumnya, Pramono menyebut pemangkasan DBH yang diterima Jakarta menjadi yang paling besar dibandingkan daerah lain.

Baca juga : RAPBD Jakarta 2026 Capai Rp 95,35 Triliun, Ini 4 Catatan Fahira Idris

Awalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta ditetapkan sebesar Rp 95 triliun. Setelah DBH dipangkas hampir Rp 15 triliun, APBD Jakarta kini tersisa Rp 79 triliun. 

“Ini kan tidak hanya dialami di Jakarta, ini dialami oleh seluruh daerah. Memang pemotongan Jakarta paling besar. Ini menjadi tantangan bagi saya dan Pak Wagub untuk bisa menyelesaikan tetap target kami dengan baik,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (6/10/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.