Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dihantam Ombak, Kapal Nelayan Tenggelam Di Kepulauan Seribu
Rabu, 8 Oktober 2025 10:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapal nelayan bernama Surya Bahari Rawasaban dilaporkan tenggelam di perairan antara Pulau Bokor dan Pulau Dapur, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
“Kejadian Selasa, 07 Oktober 2025, pukul 03:00 WIB di posisi tengah Pulau Bokor dekat Pulau Dapur,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan dalam keterangan resmi, Rabu (8/10/2025).
Kapal tersebut mengangkut delapan orang nelayan dan diketahui beroperasi di wilayah perairan Kepulauan Seribu. Namun, pada dini hari Selasa (7/10/2025), kapal tersebut tenggelam.
Baca juga : Laga AC Milan Dan Barcelona Bakal Digelar Di Amerika Serikat
Pencarian para korban masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. Saat ini, terdapat tiga kapal nelayan yang turut membantu proses pencarian di lokasi kejadian.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan terkait estimasi kerugian akibat peristiwa tersebut. Situasi di lokasi kejadian masih dinamis. Upaya pencarian terus dilakukan secara gabungan oleh berbagai pihak termasuk nelayan lokal, BPBD, TNI AL, serta pihak Perhubungan Laut.
Lebih lanjut, Hingga Selasa (7/10) pukul 18.00 WIB, sebanyak 7 dari 8 nelayan yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 1 orang nelayan masih dalam pencarian.
Baca juga : Hodak Yakin Ramon Bakal Gemilang Di Persib
"KM Usaha Baru berangkat dari pelabuhan Cituis pada TW 10062100G cuaca masih aman, di tengah perjalanan pada TW 10070300G posisi Pulau Bokor cuaca disekitar memburuk, angin kencang hingga KM Usaha Baru dihantam ombak dan tenggelam. Hingga saat ini korban belum ditemukan,” terang laporan yang diterima dari Unit Siaga SAR Pantai Mutiara.
Tujuh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, dan telah dievakuasi oleh nelayan setempat dalam dua tahap:
Ditemukan Pukul 08.00 WIB
1. Wahyudin (Nahkoda)
2. Imron
3. Juli
*Ditemukan Pukul 10.00 WIB:*
4. Kartani
5. Wawan
6.Kacung
7. Kodok
Laporan dari lokasi Unit Siaga SAR Pantai Mutiara menyebutkan bahwa cuaca pada sore hari dalam keadaan cerah, namun angin bertiup kencang dari arah Timur, yang menjadi tantangan dalam operasi penyisiran.
Baca juga : Dibuka 6 Hari, Menaker Imbau Calon Magang Tak Perlu Tergesa Daftar
Sementara itu, satu nelayan bernama Udin masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Pusat Pengendalian dan Pengendalian Bencana (P2B) BPBD Kepulauan Seribu berkoordinasi dengan Basarnas Jakarta untuk melakukan operasi pencarian. Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Bokor menggunakan perahu karet (LCR).
Selain itu, BPBD Kepulauan Seribu juga berkoordinasi dengan keluarga korban dan menyiagakan personel di Unit Siaga SAR Pantai Mutiara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya