Dark/Light Mode

Dibuka 6 Hari, Menaker Imbau Calon Magang Tak Perlu Tergesa Daftar

Selasa, 7 Oktober 2025 10:29 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Foto: Tedy O Kroen/RM
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Foto: Tedy O Kroen/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengimbau para calon peserta program pemagangan agar tidak terburu-buru mendaftar ke perusahaan. Pasalnya, masa pendaftaran masih panjang, yakni enam hari mulai 7 hingga 12 Oktober 2025.

"Tidak perlu terburu-buru. Besok, lusa atau sampai tanggal 12 Oktober 2025 masih bisa mendaftar," ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, Selasa (7/10/2025).

Baca juga : Temuan Penyebab Keracunan Makanan Di Bandung Barat, Perlu Penjelasan Lanjut

Ia menjelaskan, proses seleksi calon peserta magang akan dilakukan langsung oleh perusahaan. Saat ini, sejumlah perusahaan tengah mengumumkan kebutuhan jumlah calon peserta yang dibutuhkan.

Setelah pengumuman, calon peserta dapat mulai mendaftar sesuai tempat pemagangan yang diinginkan. Nantinya, perusahaan akan menentukan sendiri jumlah dan nama peserta yang diterima.

Baca juga : Buka Hari Santri 2025, Menag Ungkap Rencana Bentuk Ditjen Pesantren

"Yang menentukan calon peserta yang lolos, berapa orang dan siapa saja, itu perusahaan, bukan Kemnaker," tegasnya.

Menteri Yassierli menambahkan, calon peserta dapat milih hingga tiga alternatif tempat magang. Pendaftaran akan ditutup pada 12 Oktober 2025, dan proses seleksi oleh perusahaan dijadwalkan berlangsung 13 Oktober 2025.

Baca juga : Malam Ini, PSM Waspadai Rekor Tandang Persija Jakarta

"Silakan dipilih sesuai minat. Setelah itu, perusahaan akan menyeleksi dan menentukan siapa yang diterima magang," ujarnya.

Menaker menyebut program pemagangan ini merupakan Batch I dan jika peminatnya tinggi, Pemerintah akan membuka batch berikutnya setelah berkoordinasi dengan kementerian terkait.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.