Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Didemo Pedagang Pasar Barito, Pramono: Kami Nggak Bisa Puasin Semua Orang
Selasa, 14 Oktober 2025 20:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi aksi demo yang dilakukan pedagang Pasar Burung Barito, Jakarta Selatan, terkait rencana relokasi ke Lenteng Agung.
“Karena memang dalam membangun Jakarta tentunya kami tidak bisa memuaskan semua orang. Tetapi kami sudah mempersiapkan untuk mereka dipindahkan di tempat yang baik, layak, bahkan dekat dengan stasiun kereta,” ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).
Pedagang menuntut agar tetap bisa berjualan di lokasi lama di kawasan Barito, Jakarta Selatan. Namun, pemerintah DKI Jakarta menyatakan bahwa lokasi baru di Lenteng Agung telah disiapkan dengan berbagai fasilitas penunjang.
Baca juga : Menko Pangan RI Panen Brokoli hingga Ayam Petelur di Rumah Pangan PNM
“Untuk pedagang Barito, kami sudah mempersiapkan tempat untuk dipindahkan di Lenteng Agung. Tempatnya baik, dan tentunya bagi siapa aja yang ingin pindah silakan,” jelas Pramono.
Sebelumnya, berdasarkan pantauan RM.id di lokasi, aksi unjuk rasa berlangsung sejak pukul 10.39 WIB, Selasa (14/10), di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Puluhan pedagang tampak memadati area trotoar dan sebagian bahu jalan. Mereka membawa berbagai spanduk dan poster sebagai bentuk penolakan terhadap rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan merelokasi mereka ke kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Baca juga : 26 Pegawai Pajak Dipecat, Tomkur: Bisa Pulihkan Kepercayaan Publik
Salah satu spanduk yang paling mencolok bertuliskan:
"Pedagang Pasar Barito Tolak di Relokasi",
dengan huruf kapital besar berwarna merah, dibentangkan di tengah barisan massa.
“Rakyat usaha Pemprov DKI gusur paksa,” tulis poster lainnya.
Baca juga : Potensi Tanah Jarang Ratusan Triliun, Prabowo: Jangan Sampai Dicuri Lagi!
Sebagian pedagang juga terlihat mengenakan seragam bertuliskan komunitas pasar, sementara yang lain berorasi menggunakan pengeras suara, menyampaikan keluhan serta kekhawatiran mereka jika harus meninggalkan lokasi pasar yang sudah mereka tempati selama bertahun-tahun.
Lalu lintas di sekitar Balai Kota terpantau lancar, meskipun aparat keamanan terlihat berjaga untuk mengatur arus kendaraan dan menjaga ketertiban jalannya aksi. Meski demonstrasi berlangsung dengan lantang, suasana tetap kondusif dan tidak terjadi bentrokan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya