Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jakarta Gaspol Jadi Kota Global, Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif dan Wisata
Kamis, 23 Oktober 2025 17:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Bank Indonesia DKI, Pemprov DKI dan ISEI Jakarta kompak menggelar Jakarta Economic Forum (JEF) Policy Discussion 2025, di Grand Ballroom Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025). Forum yang bertemakan “Unlocking Tourism and Creative Economy Potential for Jakarta as a Global City” ini menjadi salah satu upaya mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta biar makin kinclong di mata dunia.
Forum bergengsi ini nggak cuma ajang wacana. Di sana juga diumumkan pemenang Lomba Karya Tulis 2025, lengkap dengan presentasi ide-ide segar buat majukan ekonomi rakyat lewat kreativitas anak bangsa.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Iwan Setiawan menegaskan, potensi sektor wisata dan ekonomi kreatif Jakarta tidak kalah sama kota global lain.
"Kuncinya: kolaborasi! Semua pihak mesti kompak biar potensi besar itu nggak cuma jadi wacana, tapi benar-benar ngasih efek ekonomi nyata buat warga,"
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyorot sektor film sebagai tambang ekonomi baru.
“Industri film bukan cuma soal layar lebar. Dari katering, hotel, sampai kru kreatif, semua ikut dapet rezeki,” katanya.
Wagub juga menyinggung sektor keuangan domestik biar lebih berani nyokong pembiayaan produksi film lokal.
“Kalau bisa, duitnya jangan cuma buat properti, tapi juga buat ide-ide kreatif anak negeri,” celetuknya.
Diskusi makin panas waktu para narasumber dari Kemenparekraf, Kemenkeu dan Pemprov DKI membedah kebijakan yang bisa bikin Jakarta makin ramah buat pelaku industri kreatif. Salah satu gebrakannya: Layanan Perizinan Satu Pintu (OSS) biar bikin film dan gelar event nggak ribet kayak dulu.
Soal insentif fiskal, Jakarta diusulkan jadi pilot project buat pengurangan pajak atau tax rebate bagi industri kreatif. Pemerintah pusat dan daerah katanya lagi bahas serius hal ini biar investor makin semangat.
Pemprov DKI juga udah mulai jalan. Lewat program urban tourism dan peluncuran platform "Filming in Jakarta", pelaku industri film bisa dapet info lokasi syuting, tarif sewa, sampai perizinan secara online. Nggak cuma itu, Pemprov kasih diskon sewa lokasi film dan potongan pajak hiburan 50 persen buat film nasional.
Semua langkah ini jadi bukti kalau Jakarta lagi serius mengejar predikat Kota Global Berkelas Dunia. Tapi tentu, kata para pembicara, semua bakal percuma kalau nggak ada sinergi nyata antar pihak. “Jakarta nggak bisa jalan sendiri. Harus bareng-bareng biar ekonomi kreatif dan wisata bisa jadi mesin penggerak ekonomi rakyat,” tutup salah satu narasumber.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya