Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ekpansi Ke Pasar Asia, MUSE Dorong Pertumbuhan Investasi Aset Riil
Rabu, 8 Oktober 2025 13:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - MUSE Technology Pty Ltd. atau MUSE, perusahaan teknologi yang berkantor pusat di Australia, mengumumkan perluasan bisnisnya ke kawasan Asia, Rabu (8/10/2025).
MUSE akan memperluas ke pasar-pasar utama di Asia untuk menjajaki peluang keselarasan modal dan membangun kemitraan strategis dengan dana kekayaan kantor-kantor keluarga, serta lembaga keuangan terkemuka di tingkat lokal.
Melalui kolaborasi ini, MUSE menegaskan posisinya sebagai pionir platform infrastruktur keuangan yang dibangun untuk generasi investor berikutnya di Asia.
Awal tahun ini, MUSE meluncurkan platform investasi digital pertama di dunia yang memanfaatkan wawasan berbasis data, dan teknologi blockchain untuk membuka akses ke dalam ekosistem investasi.
Platform MUSE menghubungkan investor dan pembeli bernilai tinggi dengan pemasok utama aset riil berkualitas investasi di seluruh dunia, dengan nilai inventaris lebih dari 150 juta dolar AS pada saat peluncuran.
Perluasan ini bukan hanya ekspansi geografis, tetapi juga undangan bagi para investor visioner, kantor keluarga.
Baca juga : PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Gas untuk Dorong Ketahanan Energi Nasional
Untuk pertama kalinya, MUSE memulai penunjukan founding partner —sebuah kesempatan untuk bersama-sama membangun infrastruktur keuangan bagi pasar koleksi aset mewah senilai 20 triliun dolar AS.
Adapun Fitur-fitur utama platform investasi digital MUSE:
▪ Digital Vault: Daftar aset berkualitas investasi yang terverifikasi, diautentikasi dengan blockchain, dan dikatalogkan secara transparan.
▪ Sale & Resale Engine: Mekanisme transaksi terstruktur dengan sistem komisi, dari tahap pencatatan hingga likuiditas, yang dirancang untuk hasil dan reinvestasi.
▪ Integrated Compliance: Sistem onboarding dan KYC yang berfungsi penuh, termasuk verifikasi pemasok dan otomatisasi pembayaran.
▪ Data and AI Powered Intelligence: Model eksklusif yang mengotentikasi aset, memantau pola permintaan global, serta memberikan prakiraan harga secara dinamis.
Baca juga : DNA Symposium Indonesia 2025 Jembatani Peluang Investasi ASEAN
Sebagai bagian dari ekspansi ini, MUSE memperkenalkan dua inovasi baru yang pertama di dunia: Pertama MUSE Luxury Investment Index (MLII), yaitu tolok ukur yang menjadikan aset mewah sebagai standar aset yang terukur dan dapat diinvestasikan, sebanding dengan saham dan properti.
Kedua MUSE ETF, yaitu dana yang diperdagangkan secara publik yang memberikan eksposur terdiversifikasi terhadap aset mewah, menawarkan likuiditas dan aksesibilitas bagi investor di semua tingkatan.
Kedua inovasi ini akan memampukan para investor dan institusi di Asia untuk berpartisipasi dalam ekosistem keuangan baru yang dirancang untuk membuka potensi modal dalam kelas aset yang ditandai oleh kelangkaan, nilai budaya, dan permintaan global.
Pendiri dan CEO MUSE, Michelle Zhang mengatakan, walau MUSE masih berada pada tahap awal perjalanan, MUSE telah mencapai titik penting.
"Dengan kepercayaan dan dukungan dari para pemasok, mitra, dan investor, kami kini siap melangkah ke ekspansi internasional pertama kami, dan Asia memiliki kepekaan serta antusiasme alami terhadap aset riil,” ujar Michelle dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).
Michelle menambahkan, masuknya MUSE ke Asia menandai lebih dari sekadar ekspansi geografis—ini adalah tonggak pencapaian penting dalam strategi pertumbuhan global perusahaan.
Baca juga : Sektor Pariwisata Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
"Dalam beberapa bulan mendatang, MUSE akan membangun kemitraan yang kuat, berkolaborasi dalam inovasi dengan lembaga keuangan, dan mengembangkan program berbagi nilai baru bersama entitas dan dana kekayaan terpilih," ujarnya.
Michelle menambahkan, strategi pertumbuhan MUSE di Asia sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun ini.
"Kami telah menjalin kemitraan strategis dan berkolaborasi dengan kelompok investasi terkemuka sebelum peluncuran resmi," ujarnya.
CCO & Direktur Asia untuk MUSE, AJ Lee mengatakan, kemitraan yang telah terbentuk ini memungkinkan MUSE untuk berekspansi ke Asia penuh keyakinan, sekaligus menyelaraskan platform investasi yang ada dan produk infrastruktur keuangan baru dengan calon mitra dan investor di Asia.
“Inisiatif keterlibatan yang kami luncurkan dalam beberapa bulan mendatang tidak hanya akan menjadi wadah interaksi, tetapi juga inkubator untuk membina kelompok pertama mitra, investor, dan klien MUSE,” ujar AJ Lee.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya