Dark/Light Mode

Antusiasme Tinggi di Job Fair Disabilitas 2025, Peserta: Kami Butuh Kesempatan

Senin, 3 November 2025 20:02 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Zahra/RM)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekitar pukul 09.30 WIB, area Taman Ismail Marzuki mulai dipadati oleh para pencari kerja, penyandang disabilitas yang datang dengan semangat tinggi membawa dokumen lamaran kerja. Suasana di area pameran tampak ramai dengan antrean di sejumlah stan perusahaan yang membuka rekrutmen langsung.

Petugas dari Dinas Ketenagakerjaan terlihat sigap membantu pengunjung, termasuk menyediakan jalur khusus bagi pengguna kursi roda serta layanan asistensi bagi tunanetra dan tunarungu. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Gubernur Pramono menegaskan, seluruh warga harus memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pekerjaan dan ikut menikmati pertumbuhan ekonomi ibu kota.

“Jakarta saat ini memberikan kontribusi 16,61 persen PDB, pertumbuhan ekonominya 5,18 persen. Tentunya saya sebagai Gubernur Jakarta berharap bahwa semua warga yang ada di Jakarta mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan dan juga dapat memanfaatkan pertumbuhan yang ada di Jakarta,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

21 Perusahaan Rekrut Penyandang Disabilitas

Job Fair kali ini menjadi pelaksanaan ke-13 yang secara khusus melibatkan kelompok disabilitas. Menurut Pramono, hingga saat ini sudah ada sekitar 150 pencari kerja disabilitas yang tersalurkan ke berbagai perusahaan.

Baca juga : Jadi Caketum Tunggal, Adies Kadir Dinilai Sebagai Pemimpin Paripurna untuk MKGR

“Sebenarnya job fair di Jakarta yang melibatkan disabilitas sudah 13 kali. Sudah ada kurang lebih 150 pencari kerja disabilitas yang tersalurkan,” ungkapnya.

Tahun 2025 ini, sebanyak 21 perusahaan turut berpartisipasi dengan membuka peluang kerja yang ramah disabilitas di berbagai bidang, seperti transportasi, layanan publik, hingga sektor jasa.

“21 perusahaan benar-benar memberikan kesempatan kepada disabilitas untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak di Jakarta,” tambahnya.

Rekrutmen Digital

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Syaripudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian job fair, 300 pencari kerja disabilitas dari jenjang SLB, SMA, SMK, D3 hingga S1.

"Untuk job fair memang sudah kita lakukan. Job fair yang sifatnya umum, lalu job fair goes to campus pendidikan dan juga untuk disabilitas. Dan masih ada satu lagi job fair yang tingkat provinsi atau skala nasional. Nanti akan kita lakukan di 13 dan 14 November di Balai Kartini,” ujar Syaripudin.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menandai peluncuran sistem perekrutan digital yang memudahkan penyandang disabilitas dalam mengakses lowongan pekerjaan dan mengirimkan lamaran secara daring.

Baca juga : Hore, Lansia, Disabilitas Dan Pemegang KJP Gratis Masuk Tempat Wisata Di Jakarta

“Melalui Disnaker memang sudah memulai kegiatan ini dengan job fair dan upskilling disabilitas yang kita lakukan pada hari ini, dengan didahului oleh launching sistem perekrutan yang kami lakukan melalui digital,” jelasnya.

Para pelamar bisa mendaftar melalui uldnaker.web.id, situs yang dibuat ramah bagi penyandang disabilitas. Melalui situs ini, pencari kerja dapat melihat informasi lowongan dan melamar secara langsung.

Cukup Diberi Kesempatan

Salah satu peserta job fair, Dedi (51), warga Sawangan, Depok, mengaku sangat mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang memberikan ruang kerja bagi penyandang disabilitas.

“Job fair ini bagus. Jadi, kita sebagai disabilitas yang selama ini kesulitan untuk bisa bekerja, itu dikasih kesempatan untuk bisa beraktivitas,” kata Dedi saat ditemui di lokasi.

Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin pemerintah daerah, agar lebih banyak penyandang disabilitas yang mendapat kesempatan untuk bekerja dan mandiri.

"Jujur, saya baru pertama kali ini ikut. Mudah-mudahan bisa berlanjut, karena gimana pun orang-orang seperti kita ini tidak untuk dikasihani, tapi diberi kesempatan untuk bisa beraktivitas seperti orang pada umumnya,” ujarnya.

Baca juga : Investor Day 2025, Pertamina Mantapkan Langkah Menuju Swasembada Energi

Dedi menjelaskan bahwa proses pendaftaran dalam job fair kali ini cukup mudah berkat sistem digital yang disediakan panitia.

“Dokumen yang dibawa ini saya baru diminta CV. Karena ini kan langsung masuk link, ya. Kita barcode, isi, jadi udah saya persiapkan di rumah, tinggal scan. CV saya udah masuk langsung di sini,” tuturnya.

Ia juga berharap agar proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan informatif.

“Saya berharap masuk atau tidak masuk, ada informasinya, jadi kita enggak berharap tanpa kepastian. Jangan kita udah ngelamar, tapi enggak jelas ujungnya ke mana,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.