Dark/Light Mode

Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Ditunda

Senin, 17 November 2025 15:54 WIB
Pegawai Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan bersiap membantu pemeriksaan kesehatan hewan pedagang yang baru tiba di Sentra Fauna Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025). (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Pegawai Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan bersiap membantu pemeriksaan kesehatan hewan pedagang yang baru tiba di Sentra Fauna Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (15/11/2025) kemarin resmi ditunda. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa penundaan dilakukan karena sejumlah fasilitas penunjang dinilai belum sepenuhnya siap.

“Jadi, saya yang batalin. Karena saya enggak mau kalau belum siap bener, air, listrik, dan sebagainya," ujar Pramono di Jakarta, Minggu (16/11/2025). 

Pramono menjelaskan bahwa secara umum fasilitas utama sentra tersebut sebenarnya telah tersedia. Namun masih ada hal-hal kecil yang belum diselesaikan sehingga ia memilih untuk menunda peresmian guna memastikan semua aspek benar-benar siap digunakan.

Baca juga : Jerman Vs Slovakia, Panser Ingin Balas Dendam

“Sebenarnya fasilitasnya sudah, sudah siap. Tetapi dari kecil aja belum siap, saya enggak mau," lanjut Pramono. 

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan pedagang yang dipindahkan merasa nyaman menempati lokasi baru. 

“Karena apa? Tanggung jawab kita adalah memberikan rasa nyaman bagi para pedagang yang kita pindahkan," katanya. 

Baca juga : Lintasarta Perkuat Peran Sentral dalam Konektivitas AI di Indonesia

Untuk mendukung pedagang yang akan menempati sentra baru tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pembebasan biaya selama enam bulan pertama sejak mereka mulai berjualan di lokasi tersebut.

"Dan kalau kemudian sudah siap mereka pindah, mereka kita gratiskan sejak mereka nempatin, 6 bulan. Jadi saya pengin mereka juga nyaman berjualan di sana," jelas Pramono. 

Sebelumnya, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan sentra fauna dan kuliner di Lenteng Agung ini memiliki total 125 kios yang terbagi dalam beberapa zona sesuai fungsi dan jenis usahanya. Area relokasi ini direncanakan mulai beroperasi pada Sabtu (15/11), kemarin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.