Dark/Light Mode

Hadirkan Layanan Air Bersih, PAM Jaya Bangun Akses Air Perpipaan Di Muara Angke

Senin, 17 November 2025 21:14 WIB
PAM Jaya membangun akses air perpipaan di Kampung Nelayan, Muara Angke, Jakarta Utara. (Foto: Dok. PAM Jaya)
PAM Jaya membangun akses air perpipaan di Kampung Nelayan, Muara Angke, Jakarta Utara. (Foto: Dok. PAM Jaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selama bertahun-tahun, warga RW 22 Kampung Nelayan, Muara Angke, Jakarta Utara menghadapi kesulitan akses air bersih. Mereka harus mengeluarkan hingga Rp 1 juta per bulan untuk membeli air layak pakai.

Kondisi air tanah yang payau membuat warga bergantung pada air olahan sederhana dari RW atau pedagang keliling yang menjual air Rp 2.000–Rp 3.000 per jerigen. Beban biaya ini sangat berat bagi warga.

Setelah situasi ini ramai dibicarakan publik, PAM Jaya langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi di lokasi. Hasilnya jelas, wilayah ini memang belum terhubung dengan jaringan perpipaan PAM Jaya.

Merespon kondisi tersebut, PAM Jaya berkoordinasi dengan Kelurahan Pluit dan pengurus RW 22 untuk membangun jaringan air minum perpipaan yang akan langsung mengalir ke rumah-rumah warga.

Baca juga : Tingkatkan Layanan, Mitsubishi Resmikan Diler Pertama Di Kabupaten Garut

Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga upaya mewujudkan keadilan akses air bagi seluruh warga Jakarta, termasuk mereka yang selama ini belum terlayani.

Respons warga sangat positif. Hingga saat ini, 200 warga sudah mendaftar sambungan baru dari total potensi sekitar 1.700 rumah.

Pendaftaran ini menunjukkan harapan besar warga bahwa beban biaya air yang selama ini mereka tanggung akan segera berkurang.

"Kami hadir untuk memberikan solusi. Warga Muara Angke berhak mendapatkan akses air minum perpipaan yang layak, stabil, dan terjangkau. Kami targetkan air dapat mengalir pada Triwulan II tahun 2026. Dengan jaringan perpipaan PAM Jaya, masyarakat tidak lagi terbebani biaya air yang tinggi dan bisa menikmati layanan yang aman serta berkualitas," ujar Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin melalui keterangannya, Senin (17/11/2025).

Baca juga : Tak Berjubah, Tapi Berjuang: Ibu-Ibu Mekaar, Pahlawan Ekonomi Keluarga Indonesia

Arief mengungkapkan, pembangunan jaringan perpipaan di Muara Angke akan berjalan dengan dukungan masyarakat dan pemerintah setempat.

Hal ini, lanjutnya, bukan sekadar respons terhadap keluhan yang viral di media sosial, tapi komitmen jangka panjang PAM Jaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui akses air bersih yang adil dan berkelanjutan.

Melalui upaya ini, kata Arief, PAM Jaya menegaskan pesan penting bahwasanya, setiap keluhan akan didengar. Setiap warga berhak mendapatkan air layak. Dan setiap wilayah yang belum terlayani akan menjadi prioritas.

Di Muara Angke, lanjutnya, perjalanan menuju air bersih memang panjang. Namun kini, harapan itu mulai mengalir.

Baca juga : Lemhannas RI Terus Berkarya Membangun Revolusi Mental Kepemimpinan Pemerintahan Daerah Berjiwa Pancasila

"Dan PAM Jaya berkomitmen untuk memastikan air bersih tidak lagi menjadi mimpi, tetapi menjadi kenyataan di setiap rumah warga," pungkasnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.