Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertamina EP Komit Berdayakan Lingkungan Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan
Jumat, 21 November 2025 16:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina EP berkomitmen tidak hanya sebagai perusahaan energi yang berorientasi pada bisnis migas (minyak dan gas), tetapi memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian lingkungan, serta berkontribusi terhadap terwujudnya kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Kontribusi Pertamina EP, yang tahun ini genap berusia 20 tahun, Pertamina EP menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang fokus pada empat bidang utama yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan.
Manager Communications Relations & CID Pertamina EP Pinto Budi Bowo Laksono mengatakan, program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat meliputi peningkatan ekonomi lokal melalui pelatihan wirausaha, pengembangan UMKM, dan dukungan akses pasar.
“Di bidang pendidikan dan kesehatan, yang dikembangkan antara lain pemberian fasilitas belajar berbasis digital, dan layanan kesehatan masyarakat di daerah operasi,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (21/11/2025).
Adapun program di bidang lingkungan berkelanjutan, mencakup rehabilitasi lahan kritis, pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih dan energi, serta kemandirian desa dengan mengembangkan energi mandiri dan desa wisata binaan.
“Pertamina EP juga menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pangan kepada masyarakat, sekaligus memberikan santunan anak yatim piatu di sekitar wilayah operasi,” ungkapnya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Pertamina EP turut membantu menyalurkan bantuan untuk bencana alam yang terjadi di wilayah operasi diantaranya bencana banjir yang terjadi di Samarinda dan Bekasi pada tahun 2025.
Program TJSL yang diinisiasi Pertamina EP turut aktif mendorong partisipasi masyarakat. Salah satunya adalah pelibatan pelajar untuk mengelola limbah rumah tangga.
Baca juga : Perkuat Perfilman Medan, Kementerian Ekonomi Kreatif Dorong Kearifan Lokal
Pertamina EP Subang Field secara intensif memberikan sosialisasi dan mengadakan pelatihan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Goes to School ke lima sekolah di Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
“Tujuannya tak lain agar siswa paham permasalahan limbah rumah tangga dan strategi memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai guna dan ekonomi,” ujarnya.
Pertamina EP juga mendorong peningkatan kemampuan UMKM pelaku usaha melalui pelatihan manajemen keuangan koperasi dan pembuatan, serta pemasaran di marketplace.
Kegiatan pelatihan ini merupakan inisiatif dari PEP Subang Field untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola keuangan koperasi serta memanfaatkan platform online untuk pemasaran produk lokal.
“Wujud komitmen sosial Pertamina EP juga tercermin pada kontribusinya mendukung penyediaan layanan kesehatan berbasis komunitas,” tutur Pinto.
Melalui program ‘Prokesmas Puja’ atau Kesehatan Masyarakat Terpadu Menuju Sejahtera, Pertamina EP Sangasanga Field mendukung penanganan stunting dan tuberculosis (TBC) di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Program dilakukan dengan memberdayakan potensi lokal dan menghadirkan kader kesehatan, tenaga medis, hingga dukungan sosial masyarakat.
Pada bidang lingkungan, sejak 2020 Pertamina EP Donggi Matindok Field telah menginisiasi konservasi berbasis pemberdayaan masyarakat adat di Desa Leme-Leme Darat, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah melalui program Kokolomboi Lestari.
Baca juga : Pertamina Paparkan Upaya Pelestarian Lingkungan Di COP30 Brazil
Pinto menjelaskan, programnya mencakup di antaranya upaya konservasi penjagaan hak masyarakat adat Togong-Tanga, pengambangan eko-eduwisata minat khusus dan pemanfaatan hutan berbasis apukultur (budidaya lebah madu).
Selain empat bidang utama, Pertamina EP juga turut berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat retan, salah satunya yang dilakukan oleh Pertamina EP Papua Field melalui program Mata Hati Malasigi, akronim dari Masyarakat Adat Pengelola Hutan Lestari di Kampung Adat Malasigi, di Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Dikarenakan minimnya infrastruktur serta ancaman pembalakan liar dan alih fungsi lahan, masyarakat adat Malasigi yang termasuk dalam Suku Moi selama ini mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
“Pertamina EP hadir dengan mengalirkan air bersih, memberdayakan kelompok rentan, dan mendorong kreativitas masyarakat mengelola hutan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Kini, Kampung Adat Malasigi telah mendapat hak pengelolaan atas hutan kampung melalui Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK) Belempe yang diberikan langsung oleh Presiden RI.
Pemberian hak tersebut merupakan suatu loncatan besar mengingat Hutan Kampung Adat Malasigi seluas 1.750 hektare merupakan habitat satwa dan tumbuhan asli Papua, turut mencakup 5 jenis burung cenderawasih, 13 jenis mamalia, 94 jenis burung, dan 23 jenis herpetofauna.
Di Bekasi, Pertamina EP Tambun Field mendukung pelestarian budaya dengan memberikan bantuan peralatan kesenian sebagai sarana penunjang fasilitas kepada Padepokan Sima Maung di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan.
“Kedua program ini merupakan contoh bentuk komitmen Perusahaan dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal dan budaya setempat,” ungkap Pinto.
Baca juga : Prabowo Komit Sediakan Anggaran Besar untuk Revolusi Pelayanan Kesehatan
Selama periode Januari-September 2025, Pertamina EP telah melaksanakan 354 program di seluruh wilayah kerja Pertamina EP, yang tersebar mulai dari Aceh hingga Papua.
“Kontribusi ini diterima dan dirasakan oleh lebih dari 27 ribu penerima manfaat langsung maupun tidak langsung, baik secara perorangan maupun kelompok masyarakat,” ujarnya.
Konsistensi Pertamina EP dalam memberikan manfaat sosial mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.
“Kinerja pada aspek ini salah satunya direpresentasikan melalui perolehan PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pada 2024, kami memperoleh 8 Proper Emas, dan 9 Proper Hijau,” ujar Pinto.
Selain berfokus pada meningkatkan produksi migas demi pencapaian ketahanan energi, selama dua dekade Pertamina EP telah memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasinya melalui program-program TJSL.
“Pertamina EP berkomitmen untuk terus menjalankan operasi migas yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta berkontribusi secara langsung dan tidak langsung terhadap masyarakat dan pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya