Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tawuran Di Manggarai Terus Berulang
Saatnya Pemerintah Ambil Langkah Tegas Dan Terpadu
Selasa, 13 Januari 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
Justin bilang, dengan jumlah personel Satpol PP dan Kepolisian yang mencapai ribuan orang, patroli gabungan semestinya dapat dilaksanakan secara intens dan rutin setiap hari. Selain patroli, Justin juga menekankan pentingnya pemasangan CCTV secara masif.
Menurutnya, sebagai kota metropolitan, Jakarta sudah seharusnya “dibanjiri” CCTV seperti kota besar lainnya di dunia. Meski demikian, Justin mengingatkan bahwa pengamanan dan infrastruktur semata, tidak akan cukup.
Dengan jumlah penduduk DKI Jakarta yang hampir mencapai 11 juta jiwa, belum termasuk pendatang tanpa Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI, penanganan keamanan harus dibarengi dengan penegakan hukum yang tegas.
Baca juga : Barcelona Pertahankan Piala Super Spanyol, Xabi Alonso Sakit Hati
“Tanpa sanksi tegas terhadap aksi tawuran, balap liar, vandalisme, premanisme, dan pelanggaran lainnya, maka upaya pengamanan tidak akan efektif,” ucap Justin.
Dia juga menilai, perlu dilakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum DKI yang sudah usang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menduga, tawuran yang kerap terjadi di Manggarai, tidak semata-mata dipicu konflik spontan antarwarga.
Baca juga : Ferrari Dapat Rapor Merah, Kepala Tim Pasang Badan Bela Hamilton
Pram menilai, ada indikasi keterlibatan pihak tertentu yang sengaja membenturkan masyarakat, sehingga konflik terus berulang.
“Kami menduga, ada yang membenturkan. Tetapi nanti secara spesifik, saya minta Pak Wali Kota yang menjelaskan,” kata Pram di Kemang, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Pram menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam menangani tawuran. Menurutnya, energi anak-anak muda yang terlibat konflik, harus diarahkan ke kegiatan yang lebih positif dan produktif.
Baca juga : Kabar dari Lokasi Bencana Semakin Menggembirakan
Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov DKI Jakarta berupaya membuka ruang-ruang kegiatan bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam konflik sosial. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya