Dark/Light Mode

Banjir Di Sejumlah Titik Di Jakut Makin Parah

Kali Cakung Lama Segera Dilebarkan

Selasa, 27 Januari 2026 06:25 WIB
Kali Cakung Lama, Jakarta Utara yang akan dilebarkan Pemprov DKI. (Foto: Fatimah Az Zahra/RM)
Kali Cakung Lama, Jakarta Utara yang akan dilebarkan Pemprov DKI. (Foto: Fatimah Az Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyempitan Kali Cakung Lama, Jakarta Utara (Jakut), ditengarai menjadi salah satu penyebab banjir di Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, Pegangsaan Dua dan sekitarnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melebarkan kali tersebut untuk mengatasinya.

Air menggenang di permukiman padat penduduk, dekat Kali Cakung Lama, Jakarta Utara. Warnanya cokelat keabu-abuan. 

Air menggenangi hampir seluruh ruas jalan sempit di antara rumah-rumah warga berdinding permanen dan semi permanen yang saling berhimpitan. 

Baca juga : Hajar Arsenal, MU Ajaib

Memakai alas kaki seadanya, sejumlah warga melangkah, menerobos banjir yang mulai surut, tinggal sekitar setengah betis orang dewasa. Mereka melangkah di antara dinding-dinding rumah yang basah dan belepotan lumpur. Beberapa sudut gang menunjukkan genangan yang lebih dalam, seperti di dekat rumah Siti Aisyah (67), warga yang rumahnya terendam banjir dengan ketinggian air sekitar sebetis orang dewasa. 

“Segini,” ujar Siti sambil menunjuk ke arah betisnya yang terendam banjir, kepada reporter Rakyat Merdeka, Jumat (23/1/2026). 

Menurut Siti, banjir bukan peristiwa yang terjadi setiap tahun di wilayah tempat tinggalnya. Banjir ini baru kembali terjadi setelah waktu yang cukup lama. “Air mulai naik sejak kemarin sore,” cerita Siti. 

Baca juga : Boyong 135 Medali Emas, Indonesia Lampaui Target

Apa yang disampaikan Siti, senada dengan keterangan Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DPRD DKI) Jakarta Neneng Hasanah. 

Menurut Neneng, di Jakarta Utara, ada beberapa wilayah yang sebelumnya banjirnya tidak terlalu parah, namun pada tahun 2026 menjadi parah. 

“Seperti Kelapa Gading, Sukapura. Hal itu karena tidak tuntasnya program merapikan kali yang berdampak pada tersendatnya aliran air, dan mengakibatkan banjir di sejumlah tempat,” kata Anggota DPRD DKI dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Jakarta Utara ini. 

Baca juga : Pevita Pearce, Nangis Tak BisaIsi Bensin Sendiri

Neneng pun menyebut Kali Cakung yang masih terbengkalai, sebagai contoh. “Masih ada beberapa kali lainnya yang juga perlu diperhatikan di Jakarta Utara, selain Kali Cakung Lama,” kata politisi Partai Demokrat ini. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.