Dark/Light Mode

Kurangi Risiko Kecelakaan, Pemprov DKI Tambal Sementara Jalanan Rusak

Kamis, 29 Januari 2026 11:32 WIB
Banjir rendam Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Banjir rendam Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hujan yang terus mengguyur Jakarta dalam beberapa hari terakhir tak hanya memicu genangan, tetapi juga meninggalkan lubang-lubang berbahaya di sejumlah ruas jalan. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyikapi banyaknya jalan berlubang di sejumlah wilayah Jakarta yang membahayakan pengguna jalan. 

“Kemarin saya sudah langsung memerintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk beberapa jalan berlubang ditambal, apa pun itu tadi. Tetapi memang ini bersifat jangka pendek, sementara," kata Pramono di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Baca juga : Lindungi 4,8 Juta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemprov DKI Jakarta

Menurut Pramono, perbaikan jalan secara permanen tidak bisa hanya dengan penambalan biasa. Dibutuhkan pengerukan dan perbaikan struktur jalan agar hasilnya lebih tahan lama dan tidak mudah rusak kembali.

“Kalau mau permanen ya harus dilakukan dikeruk, di-ini, dan sebagainya. Dan kebetulan nanti hari ini kita rapat khusus tentang apa, penambalan jalan yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

Dia menegaskan, dirinya telah memberikan izin kepada Dinas Bina Marga untuk segera melakukan penambalan darurat dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil demi keselamatan masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di jalan-jalan rusak.

Baca juga : Kurangi Risiko Banjir, Pramono Andalkan Operasi Modifikasi Cuaca

“Tetapi saya memang beberapa hari ini saya sudah izinkan. Sebab kalau tidak, korbannya akan menjadi lebih banyak,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga lewat akun Instagram resminya, memaparkan kondisi permukaan jalan yang basah dapat menyebabkan aspal tidak terikat secara maksimal sehingga lebih cepat rusak. 

Selain itu, pekerjaan perbaikan permanen saat hujan juga meningkatkan risiko keselamatan bagi petugas akibat permukaan yang licin. Dari sisi efisiensi, perbaikan permanen saat cuaca tidak mendukung dinilai lebih boros karena material aspal berpotensi mengalami kerusakan sebelum benar-benar kering.

Baca juga : Riset Kesehatan Dan Tambahan Anggaran Riset Oleh Presiden

Oleh karena itu, penambalan sementara dilakukan untuk menutup lubang jalan secepat mungkin guna mencegah lubang kecil berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar. Langkah ini juga bertujuan menghambat masuknya air ke struktur jalan yang dapat memperparah kerusakan serta menjaga fungsi jalan agar tetap dapat dilintasi dan meminimalkan risiko kecelakaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.