Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Jakarta Youth Film Festival 2026, DKI Didorong Jadi Kota Sinema
Rabu, 4 Februari 2026 09:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno secara resmi membuka kick-off Jakarta Youth Film Festival (JYFF) 2026yang digelar di Djakarta Theater, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Acara ini menjadi langkah awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendorong lahirnya sineas muda serta memperkuat industri perfilman ibu kota.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat subsektor perfilman dan konten audiovisual di Jakarta,” ujar Rano.
Rano juga menekankan peran film yang sangat besar dalam membangun kesadaran masyarakat, membentuk karakter generasi muda, serta memperkuat identitas bangsa. Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium edukasi dan refleksi sosial.
Baca juga : Jelang Ramadan-Idul Fitri 2026, Mentan Amran Larang RPH Naikkan Harga Daging
Melalui tema Jakarta Kota Kita, saya berharap film-film karya anak muda bisa menggambarkan Jakarta dengan segala keberagaman dan dinamika kota.
“Saya optimistis, dalam dua tahun ke depan festival ini akan berkembang menjadi ajang film anak muda berskala internasional. Inilah yang saya maksud dengan film tanpa batas,” lanjut Rano.
Lebih lanjut, Rano menegaskan bahwa film pendek bukanlah karya yang sederhana. Menurutnya, film pendek justru membutuhkan kekuatan ide, kreativitas, dan kemampuan bercerita yang tinggi dari para pembuatnya.
“Seluruh upaya ini menjadi fondasi agar ekosistem perfilman Jakarta tumbuh lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ucap Rano.
Baca juga : Golkar Bedah UU Haji 2025, Dorong Tata Kelola Haji Lebih Berkualitas
Rano menegaskan bahwa visi Jakarta sebagai Kota Sinema bukan sekadar jargon, melainkan agenda pembangunan kota yang terencana dan berkelanjutan.
“Karena itu, Jakarta Kota Sinema bukan sekadar slogan, melainkan agenda pembangunan kota,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa JYFF 2026 merupakan bagian dari rangkaian Jakarta Creative Festival yang akan berlangsung hingga awal Juli 2026.
Iwan menilai penyelenggaraan JYFF memberikan dampak positif terhadap sektor lain, seperti kuliner, transportasi, perhotelan, hingga rumah produksi, sehingga mendorong perputaran ekonomi daerah.
Baca juga : Gelar Cimory MOOve Fest2026, Cimory Hadirkan 2 Varian Baru
“Melalui film, kita tidak hanya membangun industri kreatif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Iwan.
Menutup pernyataannya, Iwan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung visi besar Jakarta sebagai pusat perfilman dunia melalui pengembangan industri kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
“Mari kita dukung bersama visi menjadikan Jakarta sebagai Kota Sinema dunia,” pungkas Iwan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya