Dark/Light Mode

Diikuti 9 Pasangan Non-Muslim, Tangerang Ngebesan Wujud Kota Inklusif-Harmonis

Jumat, 13 Februari 2026 18:34 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama pasangan pengantin. (Foto : Ist)
Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama pasangan pengantin. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang berlangsung istimewa melalui resepsi pernikahan massal bertajuk Tangerang Ngebesan 2026.

Sebanyak 106 pasangan pengantin mengikuti prosesi yang digelar di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (12/2/2026).

Dari total peserta, sembilan pasangan di antaranya berasal dari kalangan non-muslim. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat wajah inklusivitas Kota Tangerang di tengah perayaan budaya Betawi yang kental.

Baca juga : Soroti Banjir Dan Longsor Sumatera, Hanura Galang Bantuan Untuk Korban Bencana

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, Tangerang Ngebesan bukan sekadar resepsi pernikahan massal, melainkan ruang kebersamaan bagi seluruh warga.

“Tangerang Ngebesan ini bukan sekadar resepsi, tetapi wujud kebersamaan dan identitas budaya kita. Kota Tangerang milik semua dan kebahagiaan hari ini adalah kebahagiaan bersama,” ujar Sachrudin.

Nuansa adat Betawi menjadi daya tarik utama dalam resepsi tersebut. Prosesi Palang Pintu dengan atraksi silat serta adu pantun para jawara menghidupkan suasana, sekaligus menegaskan komitmen pelestarian budaya lokal di tengah laju modernisasi kota.

Baca juga : Perayaan Kathina, Perkuat Persatuan dan Harmoni

Sebelum resepsi, seluruh pasangan telah difasilitasi melalui Sidang Isbat Nikah dan pencatatan perkawinan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Tangerang kemudian melengkapi proses tersebut dengan resepsi yang layak dan bermakna.

Langkah ini dinilai tidak hanya membantu legalitas administrasi, tetapi juga menghadirkan pengakuan sosial bagi para pasangan pengantin.

Salah satu pasangan non-muslim penganut Konghucu, Owen dan Mishel, mengaku terharu dapat menjadi bagian dari perayaan tersebut.

Baca juga : Perkuat Ketahanan Energi, Inilah Wujud Komitmen Kilang Pertamina Internasional

“Kami merasa bangga dan terharu bisa ikut dalam perayaan ini. Selain meriah, kami juga merasakan kebersamaan yang luar biasa. Semoga Kota Tangerang semakin maju dan harmonis. Terima kasih Pemkot Tangerang sudah mengadakan acara ini,” ungkap Owen.

Melalui Tangerang Ngebesan 2026, Pemerintah Kota Tangerang menegaskan arah pembangunan yang lebih humanis, bukan semata membangun infrastruktur, tetapi juga merawat kebahagiaan, menjaga tradisi, serta memperkuat ikatan sosial.

Di usia ke-33, Kota Tangerang menunjukkan bahwa kemajuan tidak harus mengikis identitas lokal. Justru, lewat budaya dan kebersamaan, harmoni kota terus diperkuat sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.