Dark/Light Mode

Evaluasi Lapangan Padel Ganggu Kenyamanan Warga

Pram Bakal Tindak Tegas Usaha Langgar Peraturan

Senin, 23 Februari 2026 06:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Fatimah Az Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Fatimah Az Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keberadaan lapangan padel menjamur di Jakarta. Jumlahnya mencapai ratusan lapangan. Tren ini tak hanya membangkitkan semangat warga untuk berolahraga, namun juga menggerakkan perekonomian. Namun demikian, tidak sedikit keberadaan lapangan padel yang mengganggu kenyamanan warga karena memicu kemacetan dan kebisingan.

Padel merupakan olahraga raket yang menggabungkan unsur-unsur tenis dan squash. Data Kumparan, per 18 Februari 2026, ada 384 lapangan padel di Jakarta. Jakarta Selatan menjadi wilayah paling banyak, sebanyak 165 lokasi lapangan padel. Lalu, Jakarta Barat sebanyak 98 lokasi, Jakarta Utara 59 lokasi, Jakarta Timur 38 lokasi, dan Jakarta Pusat 23 lokasi. 

Pertumbuhan lapangan padel memberikan dampak positif. Selain menumbuhkan minat masyarakat berolahraga, keberadaan tempat bermain padel juga menggerakkan perekonomian. Namun, terdapat sisi negatif untuk lapangan padel yang dibangun di tengah pemukiman, mengganggu kenyamanan warga. 

Baca juga : Bergaya Napi, Juve Dipermak Como

Warga mengeluhkan aktivitas olahraga padel menimbulkan suara berisik. Selain itu, lalu lalang kendaraan pengunjung atau pemain mengganggu lalu lintas. Seperti di Jalan Haji Nawi Raya, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan dan di kawasan Pulomas, Jakarta Timur. 

Di Pulomas, warga yang terganggu dengan lapangan padel membawa ke jalur hukum dengan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. 

Masalah lapangan padel jadi sorotan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Legislator berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah tegas, dengan menindaklanjuti keluhan warga, khususnya kebisingan operasional lapangan padel hingga dini hari. 

Baca juga : Top, Alcaraz Samai Rekor Andy Murray

Anggota DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengintensifkan inspeksi mendadak (Sidak) ke lapangan padel. 

“Satpol PP bisa melakukan pengawasan untuk memastikan aktivitas tersebut tidak mengganggu ketenangan masyarakat,” kata Pantas, Jumat (20/2/2026). 

Pantas menegaskan, pengawasan rutin serta pengetatan proses perizinan usaha sangat penting. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.