Dark/Light Mode

Juara ATP 500 Qatar

Top, Alcaraz Samai Rekor Andy Murray

Senin, 23 Februari 2026 06:15 WIB
Carlos Alcaraz. (Foto: Instagram/carlitosalcarazz)
Carlos Alcaraz. (Foto: Instagram/carlitosalcarazz)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, kembali menorehkan tinta emas dalam perjalanan kariernya usai meraih gelar juara di ajang ATP 500 Qatar ExxonMobil Open. Kesuksesan mengangkat trofi di Doha ini sekaligus membuat pemuda berusia 22 tahun tersebut menyamai rekor mentereng milik mantan petenis nomor satu dunia, Andy Murray.

Bermain pada partai puncak yang digelar Sabtu (21/2/2026) waktu setempat, Alcaraz tampil bak mesin pencetak poin yang tak terbendung. Ia hanya membutuhkan waktu sangat singkat, yakni 50 menit untuk menyapu bersih lawannya yang berasal dari Prancis, Arthur Fils. Kemenangan diraihnya lewat pertarungan dua set langsung dengan skor telak 6-2 dan 6-1. 

Kemenangan mutlak ini tidak hanya membuahkan trofi bagi Alcaraz, tetapi juga mengukuhkan dominasinya di awal musim 2026. Lebih istimewa lagi, gelar juara di Qatar ini diraih Alcaraz hanya berselang 20 hari setelah ia mencetak sejarah besar. 

Bulan lalu, ia resmi menjadi petenis putra termuda dalam sejarah yang berhasil melengkapi koleksi Career Grand Slam usai berjaya di ajang Australian Open. 

“Saya datang tahun ini dengan rasa lapar yang lebih besar,” ungkap Alcaraz seperti dikutip dari ATP Tour, kemarin. 

Baca juga : Tak Terganggu MBG, Presiden Justru Tambah Anggaran Pendidikan

Alcaraz yang Tahun 2025 lalu terhenti di babak perempat final Doha mengungkapkan, baginya, perjalanan karirnya di awal tahun 2026 ini tidak mudah. Namun, ia harus berusaha menjadi lebih kuat secara mental bersama timnya. 

“Saya hanya bermain tenis dengan hebat dan saya sangat senang dengan pekan ini. Trofi ini sangat berarti bagi saya,” ujarnya. 

Sejak mulai set pertama, Alcaraz langsung mendikte jalannya pertandingan. Ia menyerang lebih awal dan mampu bertahan dengan kelincahan fisik yang memukau penonton. 

Bahkan, ketika Fils mencoba menaikkan tempo dan memancing adu pukulan dari garis dasar (baseline), Alcaraz berulang kali membalasnya dengan tembakan-tembakan spektakuler di momen krusial untuk memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 12 pertandingan beruntun secara keseluruhan. 

Keberhasilan di Doha ini menambah trofi ATP 500 jadi yang kesembilan di sepanjang karier profesional Alcaraz. Jumlah tersebut secara resmi membawanya sejajar dengan Andy Murray di posisi keempat dalam daftar pengoleksi gelar ATP 500 terbanyak sejak kategori turnamen ini diperkenalkan pada tahun 2009. 

Baca juga : Bukan Untuk Operasi Militer, TNI Bertugas Ke Gaza Menjaga Rakyat Sipil

Kini, raihan gelar ATP 500 miliknya hanya berada di bawah bayang-bayang legenda tenis lainnya seperti Roger Federer (16 gelar), Rafael Nadal (15 gelar), dan Novak Djokovic (14 gelar). 

Catatan statistik Alcaraz pun kian tak masuk akal usai laga ini. Ia kini memegang rekor 30 kemenangan beruntun di lapangan keras terbuka (outdoor hard court), sebuah rentetan impresif yang turut mencakup kesuksesan besarnya di Australian Open dan US Open. 

Trofi di Doha ini juga menggenapi koleksi gelar ke-26 Alcaraz di level tur profesionalnya, sekaligus mempertajam rekor rekam jejak menang-kalahnya menjadi 292-65. 

Di sisi lain, Arthur Fils tetap layak mendapatkan apresiasi tinggi meski harus puas pulang sebagai runner-up. Keberhasilannya menembus final level tur pertamanya sejak menjuarai ajang di Tokyo pada 2024 ini berhasil mendongkrak posisinya naik tujuh tingkat ke urutan 33 dunia. 

Pencapaian ini terasa sangat emosional dan krusial mengingat petenis Prancis itu baru saja kembali berjuang merintis kariernya usai dihantam badai cedera selama delapan bulan terakhir. 

Baca juga : Masuk Dewan Perdamaian Bentukan Trump, RI Tak Wajib Bayar Iuran

“Ini adalah delapan bulan yang panjang dengan cedera saya,” tuturnya. 

“Jadi di saat seperti ini, Anda hanya perlu memikirkan delapan bulan terakhir ketika saya berjuang keras dan tidak bisa bermain tenis. Saya hanya ingin berterima kasih kepada tim saya. Hari ini memang bukan hari kami, tetapi saya pikir kami telah melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa,” sambung Fils yang selanjutnya dijadwalkan berlaga di ATP 500 Dubai dan kembali menghadapi Jiri Lehecka. 

Laga final di Doha ini juga menjadi pertemuan perdana mereka di atas lapangan keras, yang kembali menegaskan dominasi mutlak Alcaraz atas Fils. Alcaraz kini unggul telak dengan rekor head-to-head 3-0, melanjutkan tren positif setelah sebelumnya dua kali menaklukkan sang petenis Prancis di lapangan tanah liat pada musim 2025 lalu. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.