Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Penumpang Tinggal 24 Ribu, Besok Operasional MRT Dibatasi Lagi
Minggu, 22 Maret 2020 15:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - MRT Jakarta akan kembali melakukan perubahan kebijakan layanan. Perubahan ini didasarkan pada evaluasi dalam 3 hari terakhir , yang penumpang MRT Jakarta sudah sangat jauh berkurang. Yaitu secara berturut-turut 32 ribu, 28 ribu, dan yang terakhir Sabtu (21/3) tinggal 24 ribu penumpang.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menerangkan, jika dibandingkan pada kondisi normal yang mencapai 100 ribu penumpang per hari, maka penurunan jumlah penumpang pasca imbauan Pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sangat signifikan.
Baca juga : Gula Di Ritel Langka Belinya Juga Dibatasi
“Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah yang mengimbau masyarakat agar bekerja, belajar dan beribadah dari rumah guna menghambat penyebaran Virus Corona (COVID-19),” katanya, Minggu (22/3).
Dengan mempertimbangkan hal tersebut, maka terhitung Senin (23/3), kebijakan layanan MRT kembali berubah. Pertama, jam operasional pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Kedua, jarak antar kereta (headway) yaitu tiap 5 menit untuk jam sibuk (07.00 WIB – 09.00 WIB dan 17.00 WIB – 19.00 WIB) dan tiap 10 menit untuk jam non sibuk (09.00 WIB – 17.00 WIB dan 19.00 WIB – 20.00.
Baca juga : Penumpang TransJ Numpuk di Halte dan dalam Bus, Corona Makin Mudah Menular
Ketiga, pengetatan penerapan personal hygiene dan social distancing. Keempat, pengelolaan antrean penumpang yang baik. Kelima, pembatasan jumlah penumpang 60 orang per kereta (gerbong) atau 360 orang per satu rangkaian kereta
“Sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran Covid-19, PT MRT Jakarta juga akan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Virus Corona, seperti pemeriksaan suhu tubuh calon penumpang, penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di seluruh stasiun serta mengimbau calon penumpang untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan, membatasi bepergian hanya untuk kebutuhan mendesak, dan kenakan masker jika dalam kondisi kurang sehat/sakit,” tutup Kamaludin. [MRA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya