Dark/Light Mode

Cegah Kecelakaan Di Perlintasan Kereta Api

Pemprov Siap Bangun Flyover & Underpass

Kamis, 7 Mei 2026 06:25 WIB
Seorang pria menjaga perlintasan sebidang secara swadaya di Jalan Tebet Timur Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026), dengan palang pintu manual. (Foto: Tedy Kroen/rm.id)
Seorang pria menjaga perlintasan sebidang secara swadaya di Jalan Tebet Timur Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026), dengan palang pintu manual. (Foto: Tedy Kroen/rm.id)

 Sebelumnya 
Dia menuturkan, kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur, tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tapi juga menjadi duka nasional. “Termasuk bagi warga Jakarta,” ucap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. 

Ke depan, dia berharap, koordinasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan operator kereta semakin ditingkatkan, guna menjamin keselamatan penumpang kereta dan pengguna jalan, termasuk di Jakarta. 

Karena itu, Kent mendorong pelatihan berkelanjutan bagi petugas perlintasan, serta penerapan teknologi untuk meminimalkan potensi kecelakaan. “Setiap potensi kelalaian harus diantisipasi dengan sistem yang kuat dan disiplin tinggi dari seluruh pihak,” tegasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengakui, masih ada sejumlah perlintasan di Jakarta yang belum dilengkapi palang pintu otomatis. “Tapi, minimal ada yang jaga. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi kecelakaan,” harapnya. 

Baca juga : Tak Tersentuh, Arsenal Mentas Di Budapest

Ditegaskan Rano, Pemprov DKI akan mengevaluasi seluruh perlintasan sebidang untuk menekan risiko kecelakaan. 

Menurutnya, evaluasi ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk meningkatkan keselamatan transportasi, khususnya di titik persilangan antara jalur kereta dan jalan raya yang rawan kecelakaan. 

Rano juga menyatakan, Pemprov DKI siap membangun simpang tak sebidang seperti flyover dan underpass, di sejumlah titik perlintasan. 

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Siti Dinarwenny mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengerjakan pembangunan Flyover Latumenten di Jakarta Barat, dekat Stasiun Grogol. 

Baca juga : Alex Rins Kecewa Didepak Yamaha

“Flyover ini nantinya berfungsi seperti Tapal Kuda di Lenteng Agung, yakni sebagai jalur tak sebidang pada perlintasan kereta,” ujar Wenny, Kamis (30/4/2026). 

Dia juga berharap, proyek tersebut mampu mengurai kemacetan di kawasan Grogol yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta. 

Hingga 26 April 2026, pemba ngunan Flyover Latumenten telah mencapai 35 persen. “Targetnya rampung tahun ini. Kami juga berharap dukungan masyarakat agar pembangunan berjalan lancar,” ucapnya. 

Selain itu, Dinas Bina Marga membuka peluang pembangunan simpang tak sebidang di lokasi lain, dengan terlebih dahulu berkoordinasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait untuk menentukan titik prioritas. 

Baca juga : Cinta Laura, Punya Prinsip Hidup Mirip Dengan Vasco

“Koordinasi akan dilakukan untuk menentukan perlintasan mana yang perlu lebih dahulu dibangun jalur tak sebidang,” tandasnya. [DRS/DAF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.