Dark/Light Mode

Jalan Ciherang Dramaga Bogor Rusak Parah, Warga Gelar Aksi Damai

Minggu, 24 Mei 2026 14:06 WIB
Kondisi Jalan Raya Ciherang yang rusak parah di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Minggu (24/5/2026). Dok. Ist
Kondisi Jalan Raya Ciherang yang rusak parah di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Minggu (24/5/2026). Dok. Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Puluhan warga Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menggelar aksi damai menuntut perbaikan Jalan Raya Ciherang yang rusak parah, Minggu (24/5/2026).

Aksi dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Warga berkumpul di kawasan Indomaret RT 05 sebelum bergerak menuju titik jalan paling rusak.

Masyarakat dari kawasan Graha Arradea hingga Ciherang itu membawa poster berisi sindiran tajam. Mulai dari “Jalan Ini Tak Semulus Pipimu”, “Lieur Yeuh”, hingga “Selamat Datang di Jalan Istimewa. Istimewa Rusaknya”.

Poster-poster itu diangkat sambil warga berorasi di tengah jalan.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Rabu 20 Mei, Hadir di Yamaha Mekar Cibinong

“Ini jalan rusak... ini jalan rusak,” teriak massa bergantian.

Usai aksi, poster dipasang di sepanjang ruas jalan. Ada yang ditancapkan di pinggir jalan, depan kebun pisang, hingga samping warung.

Aksi diawali doa bersama. Warga kemudian memasang spanduk aspirasi di sejumlah titik jalan rusak. Mereka juga mendokumentasikan kondisi jalan dan jalannya aksi untuk mendorong perhatian lebih luas. 

Pantauan di lokasi, kondisi Jalan Raya Ciherang memang rusak berat. Aspal berlubang terlihat di banyak titik. Sebagian lubang tampak sudah ditambal seadanya.

Baca juga : Pantang Menyerah di Parepare, Mental Juara Persib Menggema

Jalan tersebut menjadi akses penghubung tiga wilayah sekaligus. Mulai dari RW 10 Desa Ciapus, kawasan Perumahan Aradea, hingga permukiman warga Ciherang.

Koordinator aksi Eko mengatakan, warga sudah terlalu lama menunggu perbaikan jalan dari pemerintah. Menurutnya, kerusakan jalan telah menimbulkan keresahan karena membahayakan pengguna jalan.

“Ini demo di Jalan RW 10. Ini jalan penghubung tiga RW sekaligus,” kata Eko.

Ia menilai kondisi jalan kini sudah masuk kategori darurat karena memicu banyak kecelakaan dan kerugian material.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Rabu 13 Mei, Hadir di Yamaha Mekar Cibinong

“Selama ini hanya janji-janji saja. Jadi, ini statusnya sudah darurat. Apalagi sudah banyak korban akibat jalan rusak ini,” ujarnya.

Warga menyebut kerusakan jalan telah memicu sejumlah kecelakaan. Bahkan, ada seorang pengendara yang mengalami keguguran setelah melintasi jalan rusak akibat guncangan keras. Korban disebut sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami menuntut keselamatan dan hak warga mendapatkan jalan yang layak,” ujar salah satu peserta aksi.

Warga meminta pemerintah desa, kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bogor hingga Pemprov Jabar segera memprioritaskan perbaikan total Jalan Raya Ciherang. Mereka berharap tidak ada lagi korban akibat kondisi jalan yang terus dikeluhkan warga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.