Dark/Light Mode

Pramono Sediakan Ruang Nobar Piala Dunia, Asal Jangan Ganggu Jam Kerja

Kamis, 11 Juni 2026 20:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, membuka peluang penyelenggaraan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia di berbagai fasilitas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Namun, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus dikelola dengan baik agar tidak mengganggu jam kerja aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat yang sedang beraktivitas.

“Yang pertama, banyak BUMD kita dan OPD-OPD sudah meminta untuk diperbolehkan melakukan siaran langsung Piala Dunia. Problemnya adalah karena harinya, jamnya itu jam orang bekerja," kata Pramono setelah meninjau lahan eks BPSDM di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Baca juga : Prabowo Berkomitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat

Menurut Pramono, jadwal pertandingan yang banyak berlangsung pada pagi hingga siang hari menjadi perhatian tersendiri bagi Pemprov DKI Jakarta. Oleh sebab itu, diperlukan pengaturan yang tepat agar antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia tetap dapat terakomodasi tanpa mengorbankan kewajiban pekerjaan.

“Yang paling penting, jangan sampai kemudian mengganggu orang yang sedang bekerja. Karena jamnya adalah jam orang bekerja," katanya. 

Ia menjelaskan bahwa sejumlah pertandingan digelar pada waktu yang berdekatan dengan aktivitas perkantoran dan pelayanan publik. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan apabila tidak diatur secara bijak oleh masing-masing instansi atau penyelenggara kegiatan.

Baca juga : TVRI Tayangkan 104 Laga Piala Dunia 2026, Nobar Dibuka Untuk Umum

“Kebanyakan jam 9, jam 10, jam 11, sehingga ini menjadi persoalan tersendiri kalau tidak dikelola secara baik," ujar Pramono. 

Walaupun demikian, Pramono secara prinsip menyatakan dukungannya terhadap pemanfaatan fasilitas publik untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama. 

“Saya akan memberikan ruang ya apa pun masyarakat ataupun ASN ataupun publik juga perlu untuk memanfaatkan Piala Dunia," katanya. 

Baca juga : Hasil Uji Coba Piala Dunia, Prancis Dan Belanda Kompak Menang

Lebih lanjut, ia menilai bahwa Piala Dunia saat ini memiliki daya tarik yang lebih luas dibandingkan sekadar pertandingan sepak bola. 

“Yang menurut saya menjadi semakin menarik karena tidak semata-mata persoalan bola, tetapi ketika geopolitik yang seperti ini sehingga dengan demikian menjadi lebih menarik," ujarnya. 

Dalam keterangannya, Pramono Anung mengungkapkan bahwa sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengajukan permohonan untuk menggelar siaran langsung pertandingan Piala Dunia di lingkungan kerja mereka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.