Dark/Light Mode

Rekat Indonesia Apresiasi Strategi Pembangunan Pramono Anung di Jakarta

Minggu, 28 Juni 2026 09:41 WIB
Foto: Rekat Indonesia.
Foto: Rekat Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Ormas Rekonsiliasi Masyarakat Indonesia (Rekat Indonesia) Heikal Safar mengapresiasi strategi pembangunan yang dijalankan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha di Ibu Kota.

Apresiasi tersebut disampaikan usai pertemuan silaturahmi antara Heikal Safar dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Heikal didampingi Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (Garuda Indonesia) Nofalia Heikal Safar, Sekretaris Jenderal DPP Partai Umat Taufik Hidayat, serta tokoh masyarakat Jakarta, Imawan.

Menurut Heikal, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam menjajaki peluang usaha dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sebagai pusat perekonomian nasional, DKI Jakarta memiliki potensi besar di berbagai sektor, terutama jasa dan perdagangan. Hal ini menjadi strategi yang tepat dan mendapat dukungan masyarakat Jakarta,” ujar Heikal kepada wartawan seusai rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta.

Baca juga : Panggil Perusahaan Ojek Online, Pramono Siapkan Penataan Parkir Ojol di Jakarta

Heikal menegaskan bahwa Rekat Indonesia selama ini aktif mengawal berbagai isu kebangsaan, persatuan, keadilan sosial, serta kebijakan strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Salah satu fokus organisasi tersebut adalah mendorong penguatan sektor ekonomi kerakyatan, termasuk UMKM.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang memiliki perhatian besar dalam menyatukan berbagai pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik dan modern,” katanya.

Menurut Heikal, pembangunan ekonomi yang inklusif akan membuka peluang yang sama bagi seluruh masyarakat Jakarta untuk berinovasi, berkreativitas, dan meningkatkan kesejahteraan melalui kegiatan usaha yang produktif.

“Oleh karena itu, seluruh masyarakat Jakarta memiliki kesempatan yang sama untuk membangun perekonomian modern. Dengan begitu, Jakarta dapat menjadi kota yang semakin maju, modern, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Baca juga : Akademisi Apresiasi Transformasi BUMN yang Dijalankan CEO Danantara

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut baik kunjungan jajaran Rekat Indonesia dan Gerakan Dapur Indonesia.

Ia berharap, kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi rakyat.

“Saya berharap kolaborasi positif di berbagai bidang, terutama dalam penguatan ekonomi rakyat dan UMKM, dapat terus terjalin untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik ke depan,” kata Pramono.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) melalui pembangunan jalur bawah tanah yang akan menghubungkan sejumlah hotel dan terintegrasi dengan layanan MRT Jakarta.

“Proyek ini akan menghubungkan Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, hingga Hotel Indonesia Kempinski,” ujarnya.

Baca juga : Senat AS Sahkan Resolusi Stop Perang Dengan Iran, Trump Ngamuk

Pramono turut menyinggung pelaksanaan puncak perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta yang digelar di kawasan Bundaran HI dengan tema “Menuju 5 Abad Jakarta”.

Menurutnya, berbagai pertunjukan seni budaya Betawi, konser musik, video mapping, dan atraksi multimedia dihadirkan sebagai bagian dari penutup rangkaian perayaan ulang tahun Jakarta sebelum memasuki usia lima abad.

“Rangkaian kegiatan ini menjadi penutup perayaan ulang tahun Jakarta sebelum memasuki usia lima abad,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.