Dark/Light Mode

Reses Di Taman Sari, Jupiter Dicurhati Soal Speed Bump Hingga Sanitasi

Kamis, 2 Juli 2026 21:05 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Jupiter menggelar reses di RW 03 dan RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026). Foto: Dede Iswadi/RM
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Jupiter menggelar reses di RW 03 dan RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026). Foto: Dede Iswadi/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang usia lima abad Jakarta, persoalan pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Mulai dari keselamatan lalu lintas, sanitasi, air bersih hingga pengelolaan sampah masih menjadi keluhan warga.

Berbagai persoalan itu mengemuka saat Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Jupiter menggelar reses di RW 03 dan RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026).

Di RW 07, warga mengusulkan pemasangan speed bump dan kaca cembung di sejumlah ruas jalan lingkungan yang padat kendaraan. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan permukiman.

Jupiter menilai permintaan warga sangat beralasan. Menurut dia, banyak pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi sehingga membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak.

Baca juga : Reses Di Ciganjur, Yuke Dicurhat Jalan Rusak Hingga PJU Mati

"Di kawasan padat penduduk seperti ini banyak kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi. Jangan sampai ada lagi korban kecelakaan hanya karena tidak tersedia speed bump," ujar Jupiter.

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI itu mengingatkan, pemerintah memiliki kewajiban menyediakan fasilitas keselamatan jalan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

"Apa yang dibayarkan masyarakat melalui pajak harus kembali kepada masyarakat. Karena itu usulan speed bump dan kaca cembung harus segera direalisasikan Dinas Perhubungan," tegasnya.

Selain keselamatan lalu lintas, persoalan sanitasi juga menjadi sorotan. Berdasarkan aspirasi warga RW 03, sekitar 120 rumah hingga kini belum memiliki septic tank sehingga sebagian warga masih membuang air besar (BAB) di pinggir kali.

Baca juga : Meriahkan Jakarta Fair 2026, Modena Luncurkan Produk Baru Hingga Promo Menarik

Menurut Jupiter, kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan tidak sejalan dengan cita-cita Jakarta menjadi kota global."Ini sangat miris. Jakarta selalu digaungkan menjadi kota global, tetapi masih ada warga di tengah kota yang belum memiliki toilet layak dan terpaksa buang air besar di pinggir kali," katanya.

Dia meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman segera mengalokasikan anggaran untuk membangun fasilitas sanitasi komunal di kawasan padat penduduk.

"Kalau hanya mengandalkan CSR tentu sangat terbatas. Pemerintah daerah harus hadir dengan menganggarkan pembangunan sanitasi komunal bagi warga yang membutuhkan," ujarnya.

Dia mengungkapkan, persoalan serupa juga masih ditemukan di sejumlah wilayah lain di daerah pemilihannya, seperti Palmerah, Sukabumi Selatan, dan Serengseng. Tak hanya sanitasi, warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh akses air bersih.

Baca juga : Allano Lima Pamit dari Persija, Akui Berat Tinggalkan Jakmania

Hingga kini masih banyak warga yang mengandalkan air sumur dengan kondisi keruh, berwarna kecokelatan, berbau, bahkan memicu gangguan kesehatan kulit.

Karena itu, Jupiter berharap perluasan jaringan perpipaan PAM Jaya dapat dipercepat. Dia juga mendorong agar pemasangan sambungan baru dapat diberikan secara gratis bagi masyarakat kurang mampu. Persoalan sampah turut menjadi perhatian.

Menurut Jupiter, berkurangnya ritase pengangkutan sampah menyebabkan sebagian warga memilih membuang sampah ke kali sehingga berpotensi memicu banjir sekaligus mencemari lingkungan.

"Hampir di setiap reses, persoalan yang disampaikan warga selalu berkisar pada sampah, air bersih, kesehatan, hingga sulitnya masuk sekolah negeri. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pemerintah," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.