Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 10 Pemain Tiga Singa Singkirkan Meksiko
- Bungkam Brazil, Erling Haaland: Ini Anugerah Tuhan
- BRINS Bayarkan Klaim Asuransi Rp950 Juta Untuk Korban Banjir Di Probolinggo
- Kapolri Ajak Brigade Persis Jaga Persatuan Demi Dukung Program Pemerintah
- Harry Kane Bangga Inggris Singkirkan Meksiko, Siap Tantang Norwegia
Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Jakarta Lebih Unggul dari Washington D.C
Senin, 6 Juli 2026 08:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengungkapkan bahwa posisi Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan hasil survei terbaru dari lembaga internasional yang berkantor pusat di Brussels, Belgia, Jakarta kini menempati peringkat ke-53 dari 100 kota dunia, naik signifikan dibandingkan posisi sebelumnya.
Hal itu disampaikan Pramono dalam acara Jakarta Kreatif Festival di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026). Ia menegaskan bahwa Jakarta memiliki peran strategis sebagai wajah Indonesia di mata dunia.
"Jakarta tentunya harus mempunyai terobosan-terobosan, langkah-langkah yang berbeda dengan kota-kota di Indonesia lainnya karena hanya Jakarta, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, menyandang sebagai kota global, pusat perekonomian, dan sekaligus masih menjadi ibu kota negara," kata Pramono.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Minggu 5 Juli, Hadir di 3 Lokasi
Pramono menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan daya saing ibu kota melalui berbagai kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada standar kota-kota dunia.
"Maka untuk itu, langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk mempunyai daya saing global dengan kota-kota dunia, itulah yang kami lakukan sekarang ini," katanya.
Ia juga memaparkan perkembangan posisi Jakarta dalam indeks kota global sejak dirinya dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurut Pramono, Jakarta berada di posisi ke-74 dunia.
Baca juga : Jakarta Urutan ke-53 Kota Terbaik Dunia 2026
"Alhamdulillah, dalam 10 bulan naik menjadi 71. Dan dua-tiga minggu yang lalu, dilakukan survei oleh lembaga internasional yang berpusat di Brussels, kota-kota ibu kota dunia dari 100 kota dunia, Jakarta ranking 53," ujar Pramono.
Pramono menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Jakarta berhasil berada di atas sejumlah kota besar dunia dalam pemeringkatan tersebut. Ia secara khusus menyinggung bahwa Jakarta memperoleh posisi yang lebih baik dibandingkan Washington D.C.
"Lebih bagus dari Washington D.C., yang penting itulah. Lebih bagus juga dari Abu Dhabi dan sebagainya," tuturnya.
Baca juga : Istri Perintis Kompas Gramedia Jakob Oetama Meninggal Dalam Usia 91
Selain membahas peningkatan posisi Jakarta di tingkat global, Pramono juga menyoroti kontribusi ibu kota terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, kontribusi Jakarta terhadap produk domestik nasional mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
"Mengenai kontribusi Jakarta untuk nasional, memang betul kita kontribusinya mengalami kenaikan. Kalau dulu 16,16%, sekarang 16,67%. Ada kenaikan yang cukup signifikan kurang lebih 0,5%," jelas Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta tetap berada dalam kondisi yang stabil. Selain itu, tingkat inflasi di ibu kota juga disebut lebih rendah dibandingkan inflasi nasional, yang dinilai menjadi salah satu indikator positif bagi iklim investasi dan aktivitas ekonomi di Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya