Dark/Light Mode

DPRD DKI Minta RKPD 2026 Fokus Program Langsung Dirasakan Warga

Rabu, 8 Juli 2026 20:23 WIB
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Sardy Wahab. Foto: DPRD DKI
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Sardy Wahab. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Sardy Wahab meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprioritaskan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Menurutnya, anggaran daerah harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan mendasar yang masih dihadapi warga. Hal itu disampaikan Sardy saat rapat pembahasan RKPD 2026 bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Politisi Golkar itu menyoroti sejumlah pekerjaan rumah Pemprov, mulai dari pengendalian banjir, penataan ruang terbuka hijau (RTH), hingga pembangunan infrastruktur jalan.

Kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA), Sardy meminta percepatan normalisasi Kali Ciliwung, termasuk penyelesaian persoalan pembebasan lahan yang masih menjadi kendala.

Baca juga : 10 Pemain Tiga Singa Singkirkan Meksiko

"Jakarta sebentar lagi memasuki musim hujan. Kalau memang masih ada kendala pembebasan lahan, harus segera dicarikan solusinya agar program normalisasi bisa berjalan," ujar Sardy.

Dia juga menyoroti kondisi sejumlah sungai yang sudah ditata, namun airnya masih keruh dan berbau. Menurutnya, Dinas SDA perlu melakukan perawatan secara berkelanjutan dengan melibatkan para ahli.

"Saya kira banyak ahli yang bisa dilibatkan agar kualitas air sungai menjadi lebih baik dan tidak menimbulkan bau," katanya.

Sardy menegaskan, apabila program-program tersebut belum masuk dalam RKPD Perubahan 2026, Pemprov harus segera mengakomodasinya karena menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung.

Baca juga : Mbappe Jadi Pahlawan Singkirkan Paraguay

Selain itu, dia meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota meningkatkan aspek keselamatan di ruang terbuka hijau. Menurutnya, setiap taman perlu dilengkapi pagar pengaman, kamera pengawas (CCTV), serta rambu peringatan untuk mencegah kecelakaan.

"Keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai fasilitas publik justru membahayakan masyarakat," tegasnya.

Sardy juga mendorong pemerataan penanaman ragam hayati di seluruh wilayah Jakarta. Menurutnya, ruang hijau di Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara perlu mendapat perhatian yang sama agar wajah ibu kota semakin asri.

Kepada Dinas Bina Marga, Sardy meminta percepatan pembangunan akses jalan menuju kawasan Rorotan. Menurutnya, persoalan pembebasan lahan yang belum tuntas menghambat pembangunan jalan sekaligus mengganggu distribusi sampah menuju fasilitas pengolahan di kawasan tersebut.

Baca juga : Tos-tosan, Mesir Singkirkan Australia

"Tanah sudah dibebaskan, tetapi jalannya belum juga dibangun. Padahal akses itu sangat penting agar truk sampah bisa keluar masuk dengan lancar. Persoalan pembebasan lahan harus segera diselesaikan," ujarnya.

Sardy berharap seluruh masukan Komisi D dapat menjadi perhatian Pemprov dalam menyusun RKPD 2026, sehingga anggaran benar-benar diarahkan pada program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.