Dark/Light Mode

Pramono Janji Turunkan Hujan Buatan di Jakarta Jika Kemarau Berkepanjangan

Rabu, 29 Juli 2026 15:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan modifikasi cuaca apabila musim kemarau berkepanjangan dan kondisi kekeringan semakin meluas. 

"Untuk koordinasi dengan BMKG tentunya kami siap kapan saja dilakukan, tetapi yang jelas Pemerintah DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga sudah melakukan persiapan kalau memang diperlukan," kata Pramono di Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan Pemprov DKI Jakarta untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau. 

Baca juga : Pemerintah Dan APHI Perkuat Kolaborasi Kelola Mangrove Berkelanjutan

"Kalau selama ini kan kita mengatur hujan supaya tidak hujan, ini dalam waktunya kalau memang diperlukan Pemerintah DKI Jakarta akan mengatur supaya hujan karena memang sudah hampir tiga minggu tidak ada hujan, di beberapa tempat terjadi kekeringan," katanya. 

Menurut Pramono, kondisi kekeringan tidak hanya terjadi di sejumlah wilayah, tetapi juga mulai terlihat di kawasan yang berada di bagian atas Jakarta. 

"Yang paling utama sebenarnya di atas Jakarta yang terjadi kekeringan, tetapi tentunya ini juga berpengaruh bagi Jakarta. Yang jelas kami siap untuk melakukan itu," tutup Pramono. 

Baca juga : Pramono Perkuat Program Warga Jakarta Pilah Sampah

Sebelumnya, Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dan kering. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anungmengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan aktif melakukan pencegahan di wilayah masing-masing.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca, bahwa musim kemarau tahun 2026 akan berlangsung lebih panjang dan kering. 

“Karena itu, potensi atau kemungkinan terjadi kebakaran, jadi lebih besar,” kata Pramono di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). 

Baca juga : Pendidikan Kesehatan Reproduksi Cegah Kekerasan-Angka Kematian Ibu dan Anak

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi kebakaran dan pencegahannya. 

“Kami meminta betul warga bersama-sama menjaga wilayahnya, terutama kawasan yang sensitif, padat penduduk seperti Tambora, Cakung dan sebagainya,” ajak mantan Sekretaris Kabinet ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.