Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kebijakan pengelolaan sampah melalui program pemilahan sampah.
Pramono mengatakan program pemilahan sampah merupakan salah satu langkah strategis Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
"Jadi semua infrastruktur yang ada diminta setengah dipaksa untuk melakukan pilah sampah. Karena itulah cara untuk mengurangi beban tekanan sampah ke Bantar Gebang," kata Pramono usai meresmikan bedah rumah pascakebakaran di Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Baca juga : GoTo Perluas Program Apresiasi Driver, Ada Umrah Hingga Beasiswa
Pramono mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil. Ia menyebut jumlah truk pengangkut sampah yang masuk ke TPST Bantargebang mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Jika dahulu rata-rata sekitar 1.200 truk per hari, kini jumlahnya disebut telah berkurang secara signifikan.
"Sekarang ini sudah mengalami penurunan tapi angkanya terakhir saya tidak tidak hafal ya. Tapi sudah mengalami penurunan, bahkan beberapa waktu yang lalu di sekitar 900-an. Jadi artinya ada penurunan yang cukup signifikan dan itu akan kami lanjutkan dengan program pilah sampah," jelas Pramono.
Lebih lanjut, Pramono berharap seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam menjalankan program pemilahan sampah. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah di Jakarta tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif warga dalam memilah sampah sejak dari rumah maupun lingkungan sekitar.
Baca juga : DPR: Program E10 Perkuat Ketahanan Energi Sekaligus Ketahanan Pangan
"Dan sekali lagi sebagai Gubernur Jakarta, saya mengharapkan betul bahwa program pilah sampah ini dijalankan dengan sebaik-baiknya," tutup Pramono.
OTT Sampah
Pramono juga sempat dibuat terkejut ketika mendapat pertanyaan mengenai "Operasi Tangkap Tangan (OTT) sampah". Mendengar istilah OTT, Pramono menyebut istilah tersebut selama ini identik dengan operasi penangkapan oleh aparat penegak hukum.
Baca juga : Pramono Pastikan Jakarta Terus Tambah Ruang Bermain Ramah Anak
Setelah memahami konteks pertanyaan, ia kemudian menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini sedang memperkuat kebijakan pengelolaan sampah melalui program pemilahan sampah.
"Kaget banget ada OTT sampah, kamu buat saya deg-degan aja. Teman-teman sekalian, jadi program pilah sampah Ingub nomor 5 tahun 2026 sekarang ini memang betul-betul digalakkan oleh pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya