Dark/Light Mode

Berjarak 1,6 KM Dari Rumah Pramono, Pembangunan SDN Cipete Utara 01 Molor Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 17:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan gedung SDN Cipete Utara 01 di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, molor selama satu tahun. Padahal, sekolah ini hanya berjarak 1,5 kilometer dari kediaman pribadi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jalan Ambas Cipete.

Pramono mengungkap, keterlambatan proyek tersebut disebabkan adanya perubahan rencana pembangunan dari gedung sekolah menjadi bangunan mixed use bertingkat yang memerlukan penyesuaian dalam proses perencanaan.

"Problem utama di SDN 1 Cipete adalah ketika di awal perencanaannya untuk SD dengan tingkat empat tingkat. Kemudian dalam perjalanan berubah menjadi mixed-use, dibangun ke atas kurang lebih menjadi 20 tingkat," kata Pramono di TPS 3R Menteng Atas, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026). 

Baca juga : Sudah Dibahas Saat Rapat, Pramono Mau Tengok SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh

Pramono menjelaskan, pada tahap awal proyek, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hanya merencanakan pembangunan gedung baru SDN Cipete Utara 01 dengan empat lantai untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan. 

"Dan dalam perjalanan maju-mundur, maju-mundur, maju-mundur dan enggak jadi, sehingga ada pembangunan yang terbengkalai," katanya. 

Untuk mempercepat penyelesaian proyek, Pramono mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta beserta jajaran terkait guna mengevaluasi progres pembangunan.

Baca juga : JIAT Di Pulau Yamdena Rampung, Petani Kini Bisa Panen Tiga Kali Setahun

"Kemarin saya sudah memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan jajaran terkait yang berkaitan dengan ini, saya minta untuk segera diselesaikan untuk SD-nya dulu," tuturnya. 

Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan bahwa rencana pembangunan gedung mixed use dapat dibahas pada tahap berikutnya. Saat ini, fokus pemerintah adalah memastikan pembangunan gedung SDN Cipete Utara 01 dapat diselesaikan lebih dahulu agar kebutuhan fasilitas pendidikan masyarakat tidak kembali tertunda.

"Untuk urusan mixed-use berikutnya, tetapi yang paling penting SD-nya segera selesai dan segera bisa digunakan," ujarnya. 

Baca juga : Berawal Dari Dapur Rumahan, Brownies Ketan Sidoarjo Tembus Pasar Global

Meski demikian, Pramono belum dapat memastikan target waktu penyelesaian pembangunan sekolah tersebut. Ia mengatakan jadwal penyelesaian akan diumumkan setelah seluruh proses finalisasi dan perencanaan proyek selesai dilakukan oleh instansi terkait.

"Mengenai kapannya nanti saya jawab kalau sudah finalisasi untuk itu," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.