Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kesepakatan AS-Iran Belum Final, Trump: Kalau Saya Tak Suka, Pemboman Berlanjut
- Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih Dalam 3 Tahun
- Batal Ke Rusia, Prabowo Fokus Tuntaskan Agenda Dalam Negeri
- PLN Indonesia Power Dukung Kids English Fun 2026, Cetak Generasi Unggul
- Austria Tekuk Yordania, Tempel Argentina di Klasemen Grup J
Jaga Komitmen Pembangunan Daerah, PKB Aceh Minta Ulama Awasi Kinerja Kader
Rabu, 15 April 2026 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Aceh meminta para tokoh agama dan ulama berperan aktif mengawasi para kader PKB dalam menjalankan tugas dan komitmen pembangunan daerah. Mereka meyakini peran aktif para tokoh agama dan ulama akan memberi pengaruh besar dalam proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan M Daud, mengatakan para tokoh agama dan ulama memiliki peran besar dalam mengawasi dan membantu jalannya pemerataan pembangunan di Provinsi Aceh. Ia meminta para tokoh agama dan ulama membantu mengawasi kinerja seluruh kader PKB di Provinsi Aceh agar proses pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Jika harapan itu bisa direalisasikan, hasilnya akan luar biasa. PKB mendukung kemajuan dayah, dan kader partai ini jangan sampai melupakan dayah,” ujar HRD, sapaan Ruslan M Daud, di Aceh Besar, Selasa (14/4/2026).
Lebih lanjut, ia meminta para ulama dan masyarakat menyampaikan aspirasi kepada para kader PKB di parlemen. Dengan begitu, PKB bisa menciptakan program yang produktif dan tepat sasaran untuk pengembangan dayah dan Kabupaten Aceh Besar.
Baca juga : Gerindra Dukung Bedah Rumah Tak Layak Huni
“Saya yakin seluruh kader PKB memiliki komitmen untuk membangun dan memajukan daerah. Mari bekerja sama dalam melakukan pembangunan, serta meningkatkan dan memeratakan kesejahteraan masyarakat,” ajaknya.
Mantan Bupati Bireuen itu menambahkan, pihaknya meng apresiasi penyelenggaraan Mus yawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Aceh Besar. HRD mengaku terharu, kegiatan tersebut dihadiri oleh banyak ulama dan tokoh Aceh Besar, termasuk kader partai politik (parpol) lain.
“Pertemuan ini membuktikan komitmen dan kebersamaan kita dalam kemajuan daerah. Semoga Allah memberi kelancaran acara , dan siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Aceh Besar bisa menjadi pemimpin idaman,” imbuhnya.
HRD menjelaskan, metode pemilihan Ketua DPC atau pengurus tingkat kabupaten dan kota di PKB berbeda dengan partai lain. Menurut dia, Muscab hanya bertujuan untuk mempertegas dan mendorong lahirnya calon hasil survei tim lima.
Baca juga : Stok MinyaKita Aman, Harganya Sesuai HET
“Keputusan akhir berada di tangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Tugas kami hanya menjalankan perintah. Para kader yang terpilih akan dikukuhkan secara serentak oleh DPP,” terangnya.
Lebih lanjut, HRD menegaskan pihaknya siap mendukung visi dan misi Bupati Aceh Besar. Ia memastikan seluruh kader PKB di legislatif akan bekerja maksimal dalam menyukseskan program pembangunan serta peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Pesta demokrasi sudah selesai. Sekarang waktunya bersatu membangun daerah. Saya menginstruksikan kepada seluruh kader dan anggota DPR dari Fraksi PKB untuk wajib mendukung program bupati terpilih. Kami siap mengakomodasi aspirasi masyarakat Aceh Besar,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah menilai ulama memiliki kedudukan penting dalam sistem pemerintahan di Provinsi Aceh. Menurut dia, para ulama tidak hanya berfungsi memberikan pertimbangan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai syariat Islam dan penuntun moral masyarakat.
Baca juga : BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
“Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat tidak hanya membutuhkan regu lasi. Kami membutuhkan keteladanan dan bimbingan. Di sini peran ulama menjadi sangat krusial, sebagai penyejuk dan pemer satu di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fadhlullah menyoroti derasnya arus informasi dan banyaknya berita bohong atau hoaks yang beredar di tengah masyarakat. Ia berharap para ulama dapat berperan aktif dalam menjaga kejernihan informasi serta menjadi penyejuk dan pemersatu.
“Kami mengharapkan dukungan para ulama untuk menyampaikan informasi yang benar agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap kebijakan pemerintah. Sinergi antara ulama dan umara merupakan kunci penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat dipahami dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” tandasnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya