Dark/Light Mode

PJJ Jakarta Resmi Berakhir, Emak-Emak Sujud Syukur Sekolah Normal Lagi Besok

Selasa, 8 September 2026 18:32 WIB
Siswa mengikuti pembelajaran secara daring dari rumahnya di Depok, Jawa Barat, Senin (7/9/2026). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama sejumlah pemerintah daerah memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin (7/9), menyusul meningkatnya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Rizky/RM)
Siswa mengikuti pembelajaran secara daring dari rumahnya di Depok, Jawa Barat, Senin (7/9/2026). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama sejumlah pemerintah daerah memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin (7/9), menyusul meningkatnya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Rizky/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - “Terima kasih Pak Pramono! Baru 2 hari PJJ rumah saya udah kayak arena Smackdown. Waras saya kembali terjamin besok!”

Celotehan kocak akun @mama_ikbal di media sosial tersebut mewakili jeritan hati ribuan orang tua murid di Jakarta. Kelegaan luar biasa melingkupi para ibu dan ayah setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat sebaran abu vulkanik tidak diperpanjang. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka dipastikan kembali normal mulai Rabu (9/9/2026).

Keputusan penghentian PJJ ini disampaikan Pramono saat menghadiri kegiatan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

Baca juga : Bandara Halim Kembali Layani Penerbangan

“Yang pertama untuk PJJ, besok sekolah normal kembali. Tadi saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengeluarkan SE (surat edaran)," ujar Pramono.

Pramono menjelaskan, menurunnya paparan abu vulkanik serta kembali normalnya aktivitas penerbangan menjadi indikator utama pemerintah dalam menghentikan kebijakan PJJ. Sebelumnya, Pemprov DKI sempat memperpanjang PJJ hingga Selasa (7/9/2026) demi mengantisipasi sisa abu vulkanik di sejumlah titik.

Pengumuman ini pun langsung memicu gelombang emosi menggelitik dari para orang tua yang mengaku kehabisan energi mendampingi anak belajar di rumah, meski PJJ baru berjalan dua hari.

  • Baca juga : Pramono Ingin Turunkan Hujan Di Jakarta Untuk Hilangkan Abu Vulkanik

    "Akhirnya! PJJ 2 hari aja tensi darah udah naik 180. Guru sekolah memang pahlawan tanpa tanda jasa, saya cuma mendampingi 2 jam aja udah pengen resign jadi emak," celetuk salah satu wali murid di kolom komentar Instagram.

  • "Abu vulkanik memang berbahaya, tapi emak-emak yang emosi gara-gara ngajarin matematika SD jauh lebih berbahaya. Untung besok udah masuk sekolah lagi," tambah akun @fadhil_parenting.

  • "Pak Gubernur, makasih keputusannya. Otak saya udah keriting ngelayanin soalan Zoom sama printer macet dari kemarin pagi," tulis akun @dian_mungil.

Baca juga : BAZNAS Bagikan Makanan Siap Saji untuk Pekerja Rentan Terdampak Abu Vulkanik

Dengan diterbitkannya Surat Edaran resmi dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, seluruh siswa di Jakarta dipastikan kembali memadati ruang kelas secara tatap muka mulai esok hari—sekaligus mengembalikan kedamaian di rumah para orang tua.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.