Dark/Light Mode

Baru Tersambung Sampai Pasar Rumput

LRT Manggarai-Dukuh Atas Mulai Dibangun Awal Tahun

Selasa, 22 September 2026 06:25 WIB
LRT Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM.id)
LRT Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembangunan lanjutan jalur Lintas Raya Terpadu (LRT) dari Manggarai menuju Dukuh Atas, akan segera diteruskan. Sebab, jalur ini bagian dari rencana memperluas jaringan transportasi umum yang terintegrasi di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas, akan dimulai kembali paling lambat Januari 2027.

“Supaya sudah selesai sampai Dukuh Atas pada Agustus 2028,” kata Pram seusai menghadiri peresmian Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan laporan Videografer Rakyat Merdeka pada Rabu (9/9/2026) sore, jalur LRT Manggarai-Dukuh Atas, baru sampai di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Akibat proyek ini, Jalan Sultan Agung menyempit ke arah barat, dari Manggarai hingga Pasar Rumput. Begitu pula ke arah sebaliknya. Karena, ada alat-alat berat dan bahan-bahan bangunan untuk proyek LRT di tengah jalan itu.

Baca juga : Dikalahkan Atletico, Madrid Serang Wasit

Tapi, setelah melewati tiang terakhir yang sudah berdiri di Pasar Rumput, Jalan Sultan Agung yang mengarah ke Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, kembali normal.

Pembangunan jalur LRT dari Manggarai ke Dukuh Atas, merupakan bagian dari rencana memperluas jaringan transportasi umum yang terintegrasi di Jakarta.

“Jalur LRT ada 11 titik. Saya sudah memerintahkan Transjakarta masuk ke semua titik itu, supaya terintegrasi,” kata Pram.

Karena, lanjut Pram, pembangunan infrastruktur LRT tidak hanya berkaitan dengan jalurnya, tetapi juga harus diikuti konektivitas antarmoda.

“Kalau Transjakarta tidak bisa digunakan, maka Mikrotrans yang masuk, Jaklingko dan sebagainya,” ujar mantan Sekretaris Kabinet ini.

Baca juga : 11 Tahun Absen, Djoker Kembali Ke Beijing

Selain memperpanjang jalur LRT menuju Dukuh Atas, Pemprov DKI juga menyiapkan kawasan Manggarai sebagai salah satu simpul transportasi utama Jakarta.

“Manggarai akan menjadi hub baru, karena setiap hari sekitar 1.200.000 sampai 1.300.000 orang akan berhenti di sana,” jelas Pramono.

Menurutnya, Kereta Rel Listrik (KRL) masih menjadi moda yang paling banyak digunakan masyarakat di kawasan Manggarai. Setelah itu, masyarakat menggunakan LRT dan Transjakarta.

“Dengan demikian, yang segera dilakukan adalah melakukan pembenahan di Manggarai, supaya bisa segera berfungsi dengan baik,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan jalur LRT Kelapa Gading-Manggarai (Jakarta Utara-Jakarta Timur-Jakarta Selatan) pada Rabu (16/9/2026).

Baca juga : Kemerdekaan Palestina Tidak Bergantung Israel

Sebagai informasi, jalur LRT Kelapa Gading-Manggarai mulai dibangun pada 30 Oktober 2023. Atau, sekitar tiga tahun sebelum diresmikan.

Menjelang peresmian, Prabowo terlebih dahulu menjajal perjalanan LRT dari Stasiun LRT Kelapa Gading, menuju Stasiun LRT Manggarai. Dalam perjalanan tersebut, Prabowo didampingi Pramono dan sejumlah pelajar.

Menurut Pram, jalur LRT sepanjang 12,2 kilometer itu, memiliki 11 stasiun, dengan nilai investasi Rp 12,1 triliun. Yakni, Stasiun LRT Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai. [RAA/EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.