Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Anung Kaji Kebijakan Ganjil Genap Jakarta, Ini Kawasannya
Senin, 5 Oktober 2026 16:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera mengevaluasi dan mengkaji ulang kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan utama ibu kota.
Salah satu titik prioritas yang masuk dalam radar pengkajian tersebut berada di koridor Jakarta Pusat hingga Jakarta Barat, meliputi Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, hingga kawasan bersejarah Kota Tua.
Baca juga : Pemprov Kaji Dampak Lalu Lintas & Ekonomi
Pramono mengungkapkan, langkah pengkajian ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari warga setempat yang terdampak aturan pembatasan kendaraan dalam kurun waktu yang cukup lama.
"Yang pertama untuk ganjil genap segera kita lakukan kajian. Memang bukan hanya di tempat yang tadi disampaikan," kata Pramono kepada wartawan di Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2026).
Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan setiap kebijakan lalu lintas berjalan efektif tanpa memberatkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sekitar.
Baca juga : Blok M Hub Dikonsep Jadi TOD Terpadu, Dilengkapi Apartemen dan Mal
"Di Gajah Mada, Hayam Wuruk, sampai dengan Kota Tua, mereka merasakan dampak yang sudah cukup lama. Dan untuk itu segera kami akan memutuskan mengenai kebijakan ganjil genap tersebut," jelasnya.
Selain mendengar aspirasi warga, pengkajian ulang kebijakan ganjil genap ini juga mempertimbangkan progres pembangunan proyek MRT Jakarta Fase 2. Konstruksi di permukaan jalan kawasan tersebut ditargetkan rampung pada 2027 mendatang.
"Pekerjaan di permukaan untuk MRT mudah-mudahan sampai dengan 2027 itu sudah bisa terselesaikan. Sehingga dengan demikian, apakah kebijakan ganjil genap itu masih perlu dilakukan atau tidak, segera saya putuskan," pungkas Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya