Dark/Light Mode

TransJakarta Bakal Kelola Transportasi Udara, Pramono: Antisipasi Megapolitan

Selasa, 6 Oktober 2026 08:21 WIB
Ilustrasi penyewaan Helikopter.(Foto: Qori/RM)
Ilustrasi penyewaan Helikopter.(Foto: Qori/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah bersiap memperluas jangkauan moda transportasi publik hingga ke udara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa BUMD PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan disiapkan untuk mengelola layanan transportasi udara sebagai langkah strategis mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat di kawasan megapolitan.

Baca juga : Komisi XII Sarankan Pemerintah Tinjau Komponen Pajak Avtur

Pramono menjelaskan, gagasan ini dirancang untuk menjawab tantangan kebutuhan pergerakan warga Jakarta dalam jangka menengah hingga panjang.

"Untuk TransJakarta, kenapa kemudian ada penanganan untuk udara? Ini adalah antisipasi untuk jangka menengah-panjang. Karena tidak mungkin Jakarta sebagai kota megapolitan dengan penduduk 11 juta—yang jika digabung kawasan sekitarnya menjadi 42 juta—tanpa memiliki transportasi udara," ujar Pramono saat ditemui wartawan di Velodrome, Jakarta Timur.

Baca juga : Penyesuaian Tarif Transjakarta Berlaku Mulai 2027

Kendati demikian, Pramono belum membeberkan secara spesifik mengenai bentuk layanan, rute, jadwal operasional, maupun jenis armada yang akan digunakan. Ia menyebut seluruh detail fasilitas tersebut akan disampaikan secara resmi pada waktu yang tepat.

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI Jakarta fokus menyelesaikan proses penambahan modal pada internal perusahaan TransJakarta guna memperkuat struktur pendanaan proyek jangka panjang ini.

Baca juga : Pramono Anung Kaji Kebijakan Ganjil Genap Jakarta, Ini Kawasannya

"Tahap awal yang sedang kita lakukan adalah menyelesaikan penambahan modal di dalam perusahaan, supaya proses itu segera terselesaikan," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.