Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dongkrak Okupansi Hotel
Waka DPRD DKI Dorong Pemprov Perbanyak Konser Dan Event Internasional
Jumat, 9 Oktober 2026 08:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta tancap gas menggelar konser musik, pameran, hingga kegiatan skala internasional. Langkah itu dinilai paling jitu mengerek industri perhotelan dan menggerakkan ekonomi Jakarta.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua (Waka) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Basri Baco usai menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Kamis (8/10/2026).
Baco menilai, industri perhotelan punya peran vital menopang aktivitas ekonomi. Karena itu, masukan dari pelaku usaha harus diperhatikan pemerintah.
"Mereka (IHGMA) menyampaikan sejumlah kendala, keluhan, dan harapan terkait potensi serta peluang kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta," ujar Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta itu.
Baca juga : Pasar Jaya Memudahkan Pembayaran Pedagang Usai Revitalisasi Pasar Sunter
Menurut Baco, pertemuan tersebut fokus membahas kondisi industri perhotelan sepanjang 2026. Mulai dari kendala operasional hingga peluang kolaborasi memperkuat sektor pariwisata.
"Khususnya mengembangkan kegiatan pariwisata yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara," bebernya.
Baco menegaskan, situasi keamanan yang kondusif jadi kunci agar industri perhotelan dan ekonomi terus tumbuh. Selain itu, kegiatan berskala besar menjadi strategi ampuh mendongkrak tingkat hunian hotel.
Mulai dari konser musik, pameran, festival, hingga sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE). "Yang bisa menolong teman-teman hotel adalah kita harus memperbanyak kegiatan," tegasnya.
Baca juga : Proyek Infrastruktur Vital Butuh Kepastian Anggaran
Anggota DPRD DKI dari Dapil Jakarta Pusat itu mengakui, penyelenggaraan event butuh perencanaan matang. Termasuk soal anggaran dan konektivitas transportasi untuk menunjang mobilitas pengunjung.
Tak hanya itu, politisi dua periode itu juga mendorong pelaku usaha ikut berkolaborasi dengan Pemda soal penanganan sampah hotel, restoran, dan kafe.
"Perlu juga ada kebijakan terkait sumber sampah atau penghasil sampah selain pilah sampah," tandas Baco.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua IHGMA DKI Jakarta Nyoman Iswara mengungkapkan, kedatangan IHGMA untuk memaparkan kondisi industri perhotelan 2026 dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga : JakAntro Dukung Digitalisasi Pelayanan Smart Posyandu di Jakarta
"Termasuk mencari peluang kerja sama dengan pemerintah daerah. Konkretnya hal-hal yang mesti dilakukan bersama pemangku kepentingan di Pemprov," ujar Nyoman.
Dia membeberkan hasil survei internal IHGMA yang cukup mengkhawatirkan. Sekitar 40 persen hotel responden mengalami penurunan rata-rata tarif kamar harian dibanding 2025.
Bahkan, 50 persen hotel responden mencatat rata-rata lama menginap tamu hanya 1,5 hingga 1,9 malam. Karena itu, 68,2 persen responden menilai pengembangan Jakarta sebagai destinasi MICE menjadi kebutuhan prioritas.
"81,8 persen responden anggota IHGMA Jakarta menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Pemprov DKI menjalankan program bersama, termasuk promosi kegiatan MICE," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya