Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Transportasi Publik DKI Naik Kelas Ke Peringkat 15 Dunia
Maju Di Pusat, Jangan Lupa Jangkau Kawasan Pinggiran
Sabtu, 24 Oktober 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski naik peringkat dari posisi 17 menjadi 15 dunia dalam transportasi publik versi Time Out 2026, Jakarta masih perlu memperluas jangkauan layanan ke kawasan pinggiran. Sebab, kemajuan layanan transportasi publik harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Capaian kenaikan peringkat layanan transportasi Jakarta mendapat apresiasi Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli (MTZ). Namun, dia mengingatkan, pentingnya pemerataan layanan dan penguatan konektivitas antardaerah.
Dalam survei Time Out yang melibatkan 24.000 warga, sebanyak 79,2 persen responden Jakarta memberikan penilaian positif terhadap transportasi umum di Ibu Kota.
Taufik menilai, kenaikan peringkat tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan integrasi antarmoda, memperluas jangkauan layanan, dan menjaga keterjangkauan tarif.
Baca juga : Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
Kemajuan transportasi, kata dia, harus dirasakan seluruh warga, termasuk masyarakat di kawasan pinggiran. “Dengan akses mudah, waktu tunggu pasti, dan biaya perjalanan terjangkau,” ujar Taufik, Kamis (22/10/2026).
Dia mendorong penguatan integrasi Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), Kereta Rel Listrik (KRL), Bus Transjakarta, Bus Transjabodetabek, dan Mikrotrans. Pengembangan angkutan pengumpan serta akses pejalan kaki juga perlu diperhatikan, terutama di permukiman padat dan kawasan pinggiran.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan, keberhasilan transportasi publik tidak cukup diukur dari peringkat internasional. Hal terpenting adalah memastikan warga dapat bepergian dengan aman, tepat waktu, dan biaya yang terjangkau.
Taufik turut menyoroti pentingnya akses transportasi yang ramah bagi warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Menurutnya, peningkatan layanan juga harus diikuti pembagian tanggung jawab pembiayaan Transjabodetabek secara adil antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan pemerintah daerah penyangga.
Baca juga : Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
Dia mengusulkan agar kontribusi setiap daerah dibahas berdasarkan kebutuhan layanan, pola perjalanan penumpang, manfaat yang diterima, serta kemampuan fiskal masing-masing.
Kerja sama tersebut juga perlu mencakup penyediaan halte dan angkutan pengumpan agar perjalanan lintas wilayah semakin terintegrasi. “Pemerintah daerah terkait perlu menyepakati pembagian tanggung jawab pelayanan dan subsidi secara adil,” tegas MTZ.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, peningkatan peringkat tersebut tidak terlepas dari integrasi berbagai moda transportasi yang semakin baik. Jakarta juga tercatat berada di posisi kedua di kawasan ASEAN dan peringkat ketujuh di Asia, berdasarkan survei yang sama.
“Kenapa Jakarta bisa naik dua tingkat? Karena integrasi MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek dan Mikrotrans sekarang ini menjadi jauh lebih baik,” ujar Pram di Embung Batu Bangkong, Jakarta Timur, Senin (19/10/2026).
Baca juga : Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
Meski demikian, Pram memastikan, pengembangan konektivitas antarmoda akan terus dilanjutkan. Salah satu fokusnya adalah menghubungkan layanan transportasi yang belum terkoneksi, terutama Transjabodetabek untuk memperkuat mobilitas warga Jakarta dan daerah sekitarnya.
Menurutnya, layanan lintas daerah tersebut juga berperan dalam mengurangi kemacetan di Ibu Kota. “Dengan integrasi yang semakin baik, mudah-mudahan transportasi di Jakarta juga akan menjadi semakin baik,” katanya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya