Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Satu Pedagang Kena Corona, Pasar Becek Pondok Labu Ditutup 3 Hari
Sabtu, 27 Juni 2020 17:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemkot Jakarta Selatan menutup sementara Pasar Becek Pondok Labu, Jakarta Selatan pada hari ini, Sabtu (27/6), setelah satu pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan massal dari Puskesmas Cilandak.
Pasar Becek diliburkan selama tiga hari, hingga Senin (30/6) karena akan dilakukan proses sterilisasi.
"Pasar ditutup mulai hari ini, hingga tiga hari ke depan. Pasar dibuka kembali pada tanggal 1 Juli," kata Camat Cilandak Mundari, seperti dikutip Antara, Sabtu (27/6).
Baca juga : Surabaya Panen Corona, Risma Nolak Dianggap Tidak Kerja
Mundari mengatakan, saat ini pedagang yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu masih dilacak keberadaannya oleh pihak Kecamatan Cilandak, karena yang bersangkutan belum mengetahui kondisi kesehatannya.
"Kami sedang coba menghubungi, tadi telepon genggamnya mati. Mudah-mudahan, hari ini sudah dikabari," ujar Mundari.
Penyemprotan disinfektan di Pasar Becek akan dilakukan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, untuk memastikan pasar itu bebas dari virus ataupun kuman.
Baca juga : Pasar Tradisional Apa Perlu Ditutup Selama 14 Hari?
Sejak memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, Pemprov DKI Jakarta menggencarkan "Active Case Finding" di fasilitas-fasilitas umum seperti pasar.
Hal itu dilakukan agar kasus-kasus positif Covid-19 semakin cepat diketahui. Sehingga, pemerintah dapat melakukan kegiatan pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19 dengan lebih cepat.
Pemprov DKI Jakarta juga meliburkan kegiatan pasar selama 3 hari untuk proses disinfeksi, jika ditemukan kasus positif di pasar tersebut. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya